Breaking News:

Berita Surabaya

Mulai 1 April,  Warga Surabaya Bisa Berobat Gratis Cukup Pakai KTP di 42 RS, Lihat Daftarnya

Mulai Kamis, 1 April 2021 lusa, seluruh warga Surabaya bisa berobat gratis dengan cukup membawa KTP. Layanan kesehatan ini bisa dilayani di 42 rumah

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Nuraini Faiq
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji bicara soal berobat gratis 

Reporter: Nuraini Faiq | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Mulai Kamis, 1 April 2021 lusa, seluruh warga Surabaya bisa berobat gratis dengan cukup membawa KTP. Layanan kesehatan ini bisa dilayani di 42 rumah sakit yang ada di Surabaya dan 63 semua Puskesmas serta sejumlah Klinik Utama.

Tidak hanya itu, Kamis lusa juga tidak berlaku lagi namanya Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Tidak perlu warga ribet mondar-mandir mengurus ke RT dan Kelurhaan. 

Semua warga ber-KTP Surabaya langsung dilayani di rumah-rumah sakit tersebut. Cukup menunjukkan KTP. Inilah pemberlakuaan Jaminan Kesehatan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC).

"Jangan adalagi warga ditolak berobat di rumah sakit. Asal Kelas III. Pemkot yang menjamin mereka. Makanya kami menggelar rapat kesiapannya," kata Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: Wanita Kediri Dipamiti Suami Jelang Tidur, Sang Istri Teriak Saat Tahu Kondisi Suami di Kamar Mandi

Wawali Armuji menggelar rapat khusus persiapan penerapan UHC bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di Balai Kota Surabaya. Di antaranya Dinas Kesehatan dan Dispenduk Capil.

Kesiapan pemberlakuan UHC di Kota Surabaya tersebut sudah di atas 97 persen. Artinya, berobat gratis untuk semua warga cukup dengan menunjukkan KTP sudah siap dijalankan.

Salah satu yang paling penting adalah rumah sakit yang melayani UHC. Dinkes Kota Surabaya menyebut hampir seluruh RS Pemerintah dan swasta bisa melayaninya. "Ada 42 RS," kata Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Surbaya Sri Setiyani.

Selain 42 RS, sebanyak 63 Puskesmas juga melayani berobat gratis dan juga sejumlah Klinik Utama. 

Di antara 42 RS yang melayani beribat RSUD Dr Soewadhie, RSUD Bhakti Dharma Husada, RSU Dr Soetomo, RSAL Dr Ramelan, RSJ Menur, RSU Haji Surabaya, RS Islam Jemursari.

Kemudian RS Universitas Airlangga, RS William Booth Surabaya, RS PHC, RS Royal, dan RS Mata Undaan. Selain itu semua RS yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Selain itu semua Puskesmas. Kemudian Klinik Utama di Surabaya, yakni, Klinik Utama Dasa Medika, Klinik Mata Java Katarak, Klinik Mata Dr Syamsu, Klinik Mata Tritiya, Klinik Utama Hemodialisa 3D, Surabaya Eye Clinic, Klinik Utama 3D, serta Klinik Rawat Inap Usada Buana.

Wawali Cak Ji menekankan agar semua lapisan masyarakat paham alur layanan UHC ini. "Harus disiapkan panduan dan alur berobat yang memudakan masyarakat. Bisa ditempel kantor - kantor kelurahan atau kecamatan," katanya. 

Selain itu Wawali meminta agar Dinkes menyiapkan call center pengaduan yang bisa dihubungi warga apabila mengalami kendala dalam berobat di fasilitas kesehatan. UHC yang diprakarsai Wali Kota Eri Cahyadi-Armuji dapat berjalan maksimal. Layanan dasar kesehatan harus dipenuhi. (Faiq) 

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved