Breaking News:

Kemenkumham Tolak Hasil KLB Versi KSP Moeldoko, Ketua Demokrat Kabupaten Kediri Sebut Keputusan Adil

Ketua DPC Demokrat Kabupaten Kediri Yakub sampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas ditolaknya pengesahan Kongres KLB Demokrat Deli Serdang

Surya/Farid Mukarrom
Yakub Ketua DPC Demokrat Kabupaten Kediri satu di antara partai pengusung Mas Dhito dan Mbak Dewi di Pilkada 2020. 

Reporter: Farid Mukarrom I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Ketua DPC Demokrat Kabupaten Kediri Yakub sampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas ditolaknya pengesahan Kongres KLB Demokrat Deli Serdang Sumatera Utara.

Saat dikonfirmasi Yakub mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi keputusan yang adil untuk Partai Demokrat.

"Pertama kami bersyukur dan ucapkan terima kasih kepada Pemerintah karena sudah memutuskan menolak pengesahan gugatan KLB Demokrat Deli Serdang," ujarnya kepada Tribunjatim.com, Rabu (30/3/2021).

Kedua menurut Yakub meskipun demikian pihaknya tak akan melakukan aksi berlebihan pasca diputusnya penolakan pengesahan KLB Demokrat Deli Serdang.

"Sesuai dengan arahan Ketua Umum kami tak akan berlebihan menyambut keputusan ini demi menjaga kondusifitas politik di Indonesia. Selain itu kita ingin menunjukkan bahwa Partai Demokrat adalah Partai yang elegan dan santun," imbuhnya.

Masih kata Yakub dengan adanya keputusan ini, maka ia berharap tak ada kegaduhan lagi di dunia politik Indonesia.

Sementara itu saat ditanya mengenai adanya kader Kabupaten Kediri yang berangkat ke Deli Serdang, Yakub mengaku belum mengetahui.

"Kami tak tahu apakah ada kader Demokrat Kabupaten Kediri yang berangkat ke sana. Tetapi saya yakinkan saya dan pengurus harian tak ada yang berangkat ke Deli Serdang," tegasnya.

Yakub tak segan untuk laporkan jika ditemukan kadernya yang datang ke KLB Deli Serdang pihaknya akan menempuh jalur hukum.
"Tetapi kita akan konsultasi kepada DPP, dan DPD Jatim jika temukan kasus ini," pungkasnya.

Seperti diketahui sebelumnya Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly mengumumkan status Partai Demokrat Kubu Moeldoko secara virtual pada hari ini Rabu (31/3/2021).

Dalam konferensi pers tersebut, kata Yasonna, pemerintah menyatakan permohonan pengesahan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang yang diajukan oleh Partai Demokrat kubu Jenderal TNI (Purn) di Deli Serdang ditolak.

"Dari hasil pemeriksaan dan atau verifikasi terhadap seluruh kelengkapan dokumen fisik sebagaimana yang dipersyaratkan masih terdapat beberapa kelengkapan yang belum dipenuhi. Antara lain perwakilan DPD, DPC, tidak disertai mandat dari Ketua DPD, DPC. Dengan demikian pemerintah menyatakan bahwa permohonan pengesahan hasil Kongres Luar Biasa di Deli Serdang Sumatera Utara tanggal 5 Maret 2021 ditolak," kata Yasonna.

Yasonna juga mengatakan pihaknya telah memberikan waktu tujuh hari kepada kubu Moeldoko untuk melengkapi persyaratan tersebut.

"Untuk memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Peratudan Menteri Hukum dan HAM RI nomo 34 tahun 2017 telah memberi batas waktu cukup atau tujuh hari untuk memenuhi persyaratan tersebut," kata Yasonna

Penulis: Farid Mukarrom
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved