Breaking News:

Berita Kota Malang

Asal Belok Kiri Termasuk Pelanggaran Lalin, E-TLE Kota Malang Siap Pantau: Denda Rp 500 Ribu Menanti

Asal langusng belok kiti termasuk pelanggaran lalu lintas. Begini penjelasan dari Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution.

TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Persimpangan Bank BCA (arah Jalan Basuki Rahmat menuju Jalan Kahuripan). Di lokasi inilah, kerap terjadi pelanggaran lalu lintas belok kiri langsung. 

"Pasal 112 ayat (3) UU No 22 Tahun 2009 telah tertera secara jelas. Pasal itu menyatakan "Pada persimpangan jalan yang dilengkapi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas, pengemudi kendaraan dilarang langsung belok ke kiri, kecuali ditentukan lain oleh Rambu Lalu Lintas atau Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas," ujarnya kepada TribunJatim.com, Kamis (1/4/2021).

Ia menjelaskan, masyarakat pengguna kendaraan dapat berbelok langsung ke kiri. Namun dengan syarat, apabila di lampu lalu lintas terdapat rambu tambahan yang menyatakan belok kiri langsung diperbolehkan.

Baca juga: Kanwil Kemenkumham Jatim Akan Tindak Tegas Oknum Yang Terlibat Penyelundupan Narkotika

Baca juga: Sudah Move On, Mumu Satpam Mantan Jupe Nikahi Istri Cantik Meski Masih Setia Pajang Foto Almarhumah

"Kalau tidak ada rambu tambahan, maka masyarakat pengguna kendaraan harus mengikuti isyarat lampu lalu lintas. Bila lampu lalu lintas berwarna merah, masyarakat harus memberhentikan kendaraannya," jelasnya.

Oleh karena itu, pihak kepolisian akan memasang kamera E-TLE di titik-titik persimpangan yang rawan terjadi pelanggaran belok kiri langsung.

"Kami setel kamera E-TLE di titik-titik tersebut (titik persimpangan yang rawan terjadi pelanggaran belok kiri langsung)," tambahnya.

Bila masyarakat pengguna kendaraan masih melanggar aturan tersebut, petugas kepolisian akan melakukan tilang dan mengenakan denda maksimal sebesar Rp 500 ribu.

"Bila ada masyarakat yang masih melanggar aturan itu, maka akan kami lakukan tindakan penilangan. Sesuai dengan Pasal 287 ayat (2) UU No 22 Tahun 2009, dengan denda sebesar Rp 500 ribu," tandasnya.

Berita tentang Kota Malang

Berita tentang E-TLE

Berita tentang Jawa Timur

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved