Breaking News:

Berita Kota Malang

Antisipasi Aksi Terorisme Saat Paskah 2021, Gereja di Kota Malang Ambil Langkah Ini

Jelang Paskah 2021, sejumlah gereja di Kota Malang perketat pengamanan. Upaya antisipasi adanya aksi terorisme.

TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Anggota Detasemen Gegana, Satuan Brimob, Polda Jawa Timur saat melakukan sterilisasi di Gereja YHS Malang, Kamis (1/4/2021). 

Selain memasang metal detector, pihaknya juga mengerahkan personel internal keamanan gereja.

Baca juga: Krisdayanti Belum Diminta Jadi Pendamping Nikah Aurel, Bereaksi soal Ashanty, Bahas Sabar: Porsinya

Baca juga: Drama Istri Kejar Suami Selingkuh, Lompat ke Mobil Dibantu Ipar, Jalan Macet, Si Pria Kurang Ajar

"Semaksimal mungkin, semua satpam dan pengurus gereja akan dilibatkan dalam pengamanan. Di bagian luar, ada lima sampai tujuh orang yang berjaga. Sedangkan di pintu gerbang, ada 10 orang yang berjaga. Dan apa yang kami lakukan ini, lebih ketat dibandingkan tahun lalu," ungkapnya.

Selain memperketat pengamanan, pihak Gereja YHS Malang juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Selama masa pandemi Covid-19, kami membatasi jumlah jemaat yang datang ke gereja. Untuk kegiatan Paskah ini, kami batasi hanya 400 orang jemaat saja atau 10 persen dari total kapasitas gereja. Selain itu jemaat yang berusia 60 tahun dan anak-anak dibawah 12 tahun, dilarang untuk mengikuti ibadah di gereja. Bagi jemaat yang tidak bisa beribadah di gereja, tetap dapat mengikuti ibadah secara online yang telah kami sediakan," bebernya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kepala Keamanan Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel (Gereja Katedral Ijen), Donatus Remo.

Dirinya mengaku selain dilakukan pengamanan internal oleh pihak pengurus gereja Katedral Ijen, pengamanan juga akan dibantu oleh anggota TNI-Polri.

"Pengamanan akan dilakukan selama Tri Hari Suci, mulai dari Kamis Putih,  Jumat Agung dan puncaknya adalah Minggu Paskah," terangnya.

Selain memperketat pengamanan, Gereja Katedral Ijen juga melakukan pembatasan jumlah jemaat.

"Selain pengamanan kami perketat, protokol kesehatan Covid-19 juga kami tingkatkan. Jemaat yang di dalam gereja, kami sengaja batasi jumlahnya hanya 225 orang. Sesuai dengan aturan yang ditentukan oleh pemerintah," tandasnya.

Berita tentang Paskah 2021

Berita tentang Kota Malang

Berita tentang Jawa Timur

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved