Breaking News:

Kota Malang Kekurangan Stok Dosis Vaksin Bagi Lansia

Percepatan vaksinasi covid-19 yang menjadi prioritas Pemerintah Kota Malang sedikit terkendala dengan kekurangan dosis vaksin yang ada.

surya/edgar
Vaksinasi lansia yang dilakukan saat perayaan HUT kota Malang ke-107 di halaman mini Block Office Balaikota Malang 

Reporter: Rifky Edgar I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Percepatan vaksinasi Covid-19 yang menjadi prioritas Pemerintah Kota Malang sedikit terkendala dengan kekurangan dosis vaksin yang ada.

Pemkot Malang pun hingga kini masih menunggu pendistribusian vaksin Covid-19 yang akan disalurkan oleh Kementerian Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan, update terbaru, vaksin yang telah didistribusikan ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) seperti Puskesmas sebanyak 5.296 dosis.

Jumlah tersebut tak sebanding dengan jumlah 75.000 lansia yang menjadi prioritas penerima dosis vaksin. Belum lagi pelayan publik yang belum menerima vaksin dosis kedua.

"Yang jelas kekurangannya dosis vaksin nunggu dari Kementerian Kesehatan. Untuk target rampungnya kapan? Kami juga belum memastikan. Karena itu tergantung dropping vaksin dari Kemenkes," ucapnya, Sabtu (3/4).

Belum tersedianya dosis vaksin, juga menghambat rencana Pemerintah Kota Malang yang akan melakukan vaksinasi massal di Gor Ken Arok Kota Malang.

Vaksinasi massal tersebut rencananya bakal dikhususkan untuk masyarakat. Akan tetapi kata dr Husnul tidak memungkinkan pula nanti dikhususkan bagi lansia terlebih dahulu.

"Untuk kapan pelaksanaannya kami belum tahu. Karena ketersediaan vaksinnya belum pasti juga. Tapi yang pasti kami sudah mengajukan ke Kemenkes sesuai dengan data yang ada," ucapnya.

Sementara itu, dalam berbagai kesempatan Wali Kota Malang, Sutiaji pun menargetkan kalau bisa pelaksanaan vaksinasi di Kota Malang bisa menjangkau 7.000 orang per harinya.

Langkah tersebut dilakukan dalam rangka melaksanakan percepatan vaksinasi covid-19 di tahap kedua ini.

Salah satu upayanya ialah dengan telah melaunching layanan vaksinasi drive thru yang telah dilaunching pada 1 April 2021 kemarin.

Akan tetapi, kata dr Husnul layanan vaksinasi drive thru tersebut, rencananya tidak diterapkan lagi di Kota Malang

"Sementara untuk layanan drive thru yang di Balai Kota kemarin itu cuma satu hari kemarin aja," tandasnya.

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved