Breaking News:

Berita Trenggalek

Cerita Istri Bupati Trenggalek, 2 Minggu Rancang 9 Busana di Ajang Women’s Week

Novita Hardini, Istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, berbagi cerita tentang pengalamannya merancang busana yang ditampilkan di atas cat walk d

Surya/Aflahul Abidin
Novita Hardini bersama para model yang mengenakan busana rancangannya dalam ajang Women’s Week di Surabaya, Sabtu (3/4/2021) malam. 

Reporter : Aflahul Abidin | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Novita Hardini, Istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, berbagi cerita tentang pengalamannya merancang busana yang ditampilkan di atas cat walk dalam ajang Women’s Week di Surabaya, 2-3 April 2021.

Novita merancang sembilan busana bermotif batik khas Trenggalek. Dalam busana-busana itu, ia mengambil tema Story of Adelaida Duscka yang ia artikan sebagai kemurnian dan kebaikan seorang pemimpin.

Novita mengaku, waktu yang ia miliki untuk menyiapkan seluruh busana tersebut terbilang singkat, yakni hanya sekitar dua pekan.
Meski demikan, ia mengaku puas dengan hasil busana yang ia buat. Dalam prosesnya, Novita dibantu oleh para penyandang disabilitas dan siswa sekolah menangah kejuruan.

“Rasanya deg-degan karena ini pertama kali bagi saya bekerja di balik layar sebagai perancang busana,” cerita Novita, usai ketika melihat busana-busana rancangannya ditampilkan.

Dari pengalaman pertama tersebut, ibu tiga anak itu bersama senang dan bersemangat. Ia mengaku tertantang untuk kembali unjuk gigi di perhelatan lain yang lebih besar.

Baca juga: Sosok dan Fakta Viral Kasus Erlita Dewi, Anak Tewas Tak Wajar, Disebut Sakit Ginjal Tapi Ada Lebam

Baca juga: Buntut Erlita Dewi Bongkar Makam AP, 3 Anak Agung Dibawa Paksa Pria Asing, Eks Suami Ngaku Ditendang

Baca juga: Enggak Bantah Sule Ditanya Putri-Jeffry Nikah Muda, Keceplosan Tak Setuju? Beda Respons Nathalie

Tentu dengan tetap mengedepankan kekhasan Kabupaten Trenggalek dalam tiap busana.

“Hari ini saya saya garis bawahi, saya menjadi punya banyak sekali jaringan baru. Terutama mereka yang bergerak dalam industri kreatif dunia fashion,” ujarnya.

Bagi Novita, batik khas Trenggalek punya potensi untuk disulap menjadi busana yang elegan, sekaligus menarik.

Menurutnya, motif batik asal Trenggalek punya karakter yang kuat. Motif batik yang dimaksud, antara lain, batik sekar jagat dan andini bulan.
Kini, ia berharap dapat kembali membuat busana bermotif batik Trenggalek lainnya.

“Ke depan, saya ingin sekali mengampanyekan sustainable kehidupan. Bagaimana ktia mendesain baju yang bisa dipakai dengan beberapa model dengan tetap menitikkan pesan keramahan lingkungan,” ungkap Novita kepada TribunJatim.com.

Berita tentang Novita Hardini

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved