Breaking News:

Dukung UMKM Go Digital dan Menjadi Kekuatan Ekonomi, Qasir Tawarkan Layanan Website Usaha

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM), Teten Masduki menyebut, keberadaan UMKM sangat vital sebagai pertahanan ekonomi Indonesia di tengah adanya....

istimewa
Pelaku UMKM saat memanfaatkan layanan Website Usaha yang ada di Qasir. 

Reporter: Fikri Firmansyah I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM), Teten Masduki menyebut, keberadaan UMKM sangat vital sebagai pertahanan ekonomi Indonesia di tengah adanya pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Teten Masduki saat menjadi keynote di acara "Indonesia Economic Ideation" yang diselenggarakan secara live virtual oleh Habitat for Humanity Indonesia dan TribunJatim Network, Kamis lalu (28/1/2021).

"Peran UMKM sangat berperan vital terhadap Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), pasalnya total keberadaan UMKM mencapai 64 juta pelaku, dengan serapan tenaga kerja mencapai 116 juta pekerja atau 97 persen dari angkatan kerja nasional," ujar Menkop UKM, Teten Masduki

Sejalan dengan Teten Masduki, Startup penyedia layanan point-of-sale yakni Qasir juga turut mendukung Pemerintah dalam menjadikan UMKM sebagai pertahanan dan kekuatan ekonomi RI.

Dari sisi penyedia aplikasi, salah satu kontribusi Qasir untuk mendukung pelaku UMKM di masa transisi ini adalah dengan menyediakan layanan Website Usaha.

Kepada TribunJatim.com, CEO Qasir, Michael William mengatakan, layanan Website Usaha di Qasir sudah diikuti oleh 2500 usahawan.

"Inovasi layanan ini dapat dieksplor dan dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk menjangkau konsumen lebih luas," kata Michael, Minggu (4/4/21).

Apalagi, kehadiran inovasi itu, lanjutnya, juga sejalan dengan visi pemerintah yang mendorong gerakan UMKM Go Digital selama beberapa tahun terakhir.

Michael menambahkan, diera masa kini pihaknya tidak ingin sekedar menciptakan produk tanpa memberikan dampak yang nyata bagi usahawan mikro.

"Untuk itu, kami terus memonitor pergerakan konsumen kami, sejauh mana tingkat utilisasi fiturnya, apakah sudah sesuai dengan kebutuhan mereka, serta intens membuka dialog dengan mereka. Terbukti, terjadi peningkatan pengguna aktif sebanyak 47% usahawan sejak pandemi melanda di Q1 2020,” tutupnya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved