Breaking News:

Berita Malang

Puncak Peringatan Paskah, Polresta Malang Kota-Gegana Brimob Polda Jatim Sterilisasi di Tiga Gereja

Umat Kristiani di seluruh dunia termasuk di Kota Malang, merayakan Hari Paskah pada Minggu (4/4/2021)

TRIBUNJATIM.com/ Kukuh Kurniawan
Pengamanan saat Paskah di 3 gereja di Malang 

Reporter : Kukuh Kurniawan | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Umat Kristiani di seluruh dunia termasuk di Kota Malang, merayakan Hari Paskah pada Minggu (4/4/2021).

Hal tersebut membuat jajaran anggota Polresta Malang Kota bersama Gegana Brimob Polda Jawa Timur, melakukan sterilisasi intensif di beberapa gereja yang terdapat di Kota Malang.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata melalui Kepala Sub Bagian Pengendalian Operasional (Kasubbag Dalops) Polresta Malang Kota, AKP Sutomo  mengatakan, bahwa sterilisasi intensif telah dilakukan pada pukul 03.30 WIB.

Baca juga: Tiga Anak Kandung Agung Dibawa Paksa Belasan Orang Bertubuh Kekar, Buntut Viralnya Kematian AP

"Sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang ada di kepolisian, sebelum tempat (gereja) ini digunakan, kami lakukan sterilisasi. Sterilisasi dilakukan, baik di bagian luar maupun bagian dalam gereja. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan," ujarnya kepada TribunJatim.com, Minggu (4/4/2021).

Ia menjelaskan untuk bagian luar, dilakukan oleh anggota K9 Polresta Malang Kota. Sedangkan untuk bagian dalam gereja, dilakukan sterilisasi intensif oleh Penjinak Bom (Gegana Brimob) Polda Jatim.

"Untuk puncak perayaan paskah, kami melakukan sterilisasi di tiga gereja. Yaitu Gereja Hati Kudus Yesus (Gereja Kayutangan), Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel (Gereja Katedral Ijen), dan Gereja Santo Albertus," bebernya.

Dirinya menerangkan, ketiga gereja tersebut masuk dalam skala prioritas sterilisasi oleh Polresta Malang Kota dan Gegana Brimob Polda Jatim.

"Selain itu, sebanyak 500 personel kami kerahkan dan disebar di sejumlah objek vital dan gereja di Kota Malang. Untuk melakukan pengamanan, baik tertutup maupun terbuka selama 24 jam, mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan," jelasnya.

Dirinya juga menambahkan, anggota Polresta Malang Kota dan pasukan Gegana Brimob Polda Jawa Timur dibekali senjata laras panjang. Saat melakukan pengamanan di beberapa objek vital dan gereja yang ada di Kota Malang.

"Penempatan personel kepolisian di gereja-gereja Kota Malang dibekali senjata lengkap, untuk menjamin keamanan jemaat saat beribadah maupun saat ibadah telah usai. Selain di back up Gegana Brimob Polda Jatim, personel TNI pun juga turun mengamankan, bersinergi dengan kepolisian," pungkasnya.

Kumpulan berita Malang terkini

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved