Breaking News:

Sempat Meredup, Pasar Properti di Sidoarjo Pada Tahun 2021 Mulai Bergeliat

Para pelaku usaha di bidang properti optimistis tahun ini bisnis mereka bisa kembali bangkit, setelah setahun lebih tenggelam akibat pandemi covid-19.

surya/mtaufik
Achmad Miftah Kurniawan, Ditektur PT Sabrina Laksana Abadi menunjukkan beberapa legalitas atau dokumen terkait bisnis properti yang dijalankannya 

Reporter: M Taifuk I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Para pelaku usaha di bidang properti optimistis tahun ini bisnis mereka bisa kembali bangkit, setelah setahun lebih tenggelam akibat pandemi covid-19.

Memasuki tahun 2021, pasar properti mulai bergeliat. Semakin hari, trend-nya juga semakin positif.

"Jauh lebih bagus ketimbang tahun kemarin," kata Achmad Miftah Kurniawan, Ditektur PT Sabrina Laksana Abadi, Minggu (4/4/2021).

Perusahaan properti yang berpusat di Desa Panjunan, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo ini mencatat sejumlah penjualan selama 2021. Angkanya cukup menggembirakan jika dibanding selama pandemi.

"Konsumen atau peminat unit-unit rumah di beberapa perumahan yang tengah kami bangun saat ini lumayan tinggi. Kami melihat potensi yang bagus, makanya penjualan mulai kita genjot," lanjutnya.

Bahkan, dia sudah berani mematok target cukup tinggi terhadap angka penjualan tahun ini.

Seperti penjualan Perumahan Panjunan Regency Sukodono, Perumahan Banjarsari Asri Buduran, Perumahan Kedungkembar Asri Prambon dan Perumahan Alam Candi Asri Candi.

Sejumlah proyek properti itu dikebut pembangunan serta penjualannya.

"Harganya variatif. Mulai Rp 300 juta sampai Rp 700 juta," urainya.

Dalam memasarkan produknya, developer ini mengaku punya beberapa keunggulan. Selain kualitas spesifikasi bangunan, kawasan perumahan juga di area bebas banjir. 

"Sistem drainase dan pembuangan air perumahan betul-betul kami kerjakan secara matang agar tidak menimbulkan banjir. Masalah banjir, betul-betul kami perhatikan. Artinya jangan sampai timbul banjir di perumahan-perumahan milik PT Sabrina," paparnya.

Dalam kesempatan ini, Miftah Kurniawan juga mengakui bahwa selain terdampak pandemi, bisnisnya juga sempat terkenda surat-surat atau sertifikat di beberapa titik. Namun, dia bersyukur, persoalan itu telah selesai.

"Surat-surat sah milik saya untuk beberapa perumahan sudah kembali ke tangan saya. Jadi untuk para pembeli lama dan baru, tidak perlu khawatir atau was-was soal beli perumahan di PT Sabrina. Saya menjamin pasti beres dan tidak ada masalah," tegasnya.

Penulis: M Taufik
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved