Breaking News:

Takut Dihadang Warga, Pencuri Motor Ceburkan Diri ke Laut di Bawah Jembatan Suramadu

Pelaku pencurian sepeda motor, Rudianto (32), warga Desa Soket Dajah, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan menceburkan ke laut Jembatan suramadu

TRIBUNJATIM.COM/MANIK PRIYO PRABOWO
Kondisi tempat PKL di kawasan Jembatan Suramadu, Sabtu (18/8/2018). 

Reporter : Ahamd faisol | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Pelaku pencurian sepeda motor, Rudianto (32), warga Desa Soket Dajah, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan menceburkan diri ke tengah laut di bawah Jembatan Suramadu, Desa Sekarbungoh, Kecamatan Labang, Minggu (4/4/2021) dini hari.

Aksi nekat Rudianto tidak lepas dari rasa takut atas barikade sejumlah warga di depan tolgate Jembatan Suramadu sisi Madura. Beberapa menit sebelumya, ia membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy di halaman parkir Dunkin Donuts, Kedung Cowek, Surabaya.

Kapolsek Sukolilo, AKP Bahrudi mengungkapkan, korban terlebih dulu tiba di pintu keluar Jembatan Suramadu. Tanpa dikomando, sejumlah warga turut membuat barikade untuk menutup pergerakan dua pelaku pencurian sepeda motor.

“Korban juga ikut mengepung pelaku di dekat sebuah warung nasi bebek. Rekan pelaku kabur. Sedangkan Rudianto nyemplung laut meninggalkan motor hasil curiannya,” ungkap Bahrudi kepada Surya.

Baca juga: Gressmall Siap Menjadi Lokasi Vaksinasi di Pusat Perbelanjaan Pertama di Gresik

Baca juga: Buntut Erlita Dewi Bongkar Makam AP, 3 Anak Agung Dibawa Paksa Pria Asing, Eks Suami Ngaku Ditendang

Baca juga: Enggak Bantah Sule Ditanya Putri-Jeffry Nikah Muda, Keceplosan Tak Setuju? Beda Respons Nathalie

Bahrudi menjelaskan, pelaku sempat menjadi bulan-bulanan massa sebelum akhirnya menceburkan diri ke laut di bawah Jembatan Suramadu.

“Massa memang fokus kepada sepeda motor milik korban. Kami akhirnya menjemput pelaku Rudianto di tengah laut,” pungkas mantan Kasubbag Humas Polres Bangkalan itu.

Peristiwa pencurian sepeda motor terjadi pada Sabtu (3/4/2021) sekitar pukul 23.00 WIB. Kala itu, Muhammad Faisal (21), mahasiswa, warga Kecamatan Tambaksari, Surabaya tengah kongkow bersama teman-temannya di Dunkin Donuts.

Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP Arif Djunaidi mengatakan, Rudianto berboncengan dengan rekannya berinisial M mulai mencari target di kawasan Surabaya Utara mulai pukul 21.00 WIB.

“Keduanya mengendarai sepeda motor Honda Vario. Setiba di lokasi kejadian, eksekutor atau yang merusak kunci motor Scoopy adalah M. Sedangkan Rudianto menunggu di atas Vario,” kata Arif.

Keduanya kemudian membawa kabur Scoopy menuju Jembatan Suramadu. Di tengah perjalanan, lanjut Arif, kedua pelaku sempat bertukar sepeda motor. Rudianto yang sebelumnya mengendarai Vario, berganti mengendarai Scoopy.

Nahas, beberapa meter dari pintu keluar Jembatan Suramadu sisi Madura, keduanya dihadang barikade massa. Situasi itu di luar dugaan keduanya dan membuat mereka panik. Para pelaku memilih kabur terpsah.

Arif menjelaskan, setelah menjalani pemeriksaan di Polsek Sukolilo, Rudianto dijemput Anggota Resmob Polrestabes Surabaya beserta barang bukti (BB) berupa satu unit Honda Scoopy warna hitam dengan nopol L 6676 ZW.

“Sekitar pukul 00.30 WIB (Minggu), pelaku Rudianto berikut BB dibawa ke Polrestabes. Saat ini kami tengah memburu rekan pelaku, identitas sudah kami kantongi,” pungkas Arif kepada TribunJatim.com.

Berita tentang jembatan suramadu

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved