Breaking News:

BEM Se-Tulungagung Gelar Aksi Menolak Kenaikan NJOP dan PBB, Dianggap Memberatkan Rakyat  

Puluhan mahasiswa dari Aliansi BEM se-Tulungagung melakukan aksi penolakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)dan NJOP, Senin (5/4/2021)

surya/davidyohanes
Aksi mahasiswa di Kantor Bupati Tulungagung. 

Reporter: David Yohanes I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Puluhan mahasiswa dari Aliansi BEM se-Tulungagung melakukan aksi penolakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP), Senin (5/4/2021).

Massa bergerak dari STAI Diponegoro di wilayah alun-alun, menuju Kantor Bupati Tulungagung,  Jalan A Yani Timur.

Massa langsung diarahkan masuk ke ruang Praja Mukti Kantor Bupati, untuk melakukan dialog.

Dari pihak Pemkab Tulungagung diwakili Sekretaris Daerah, Sukaji dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Endah Inawati, dan beserta staf.

Koordinator Aksi, Mahda Fuad Amirudin mengatakan, pihaknya belum belum memastikan berapa persen warga yang melakukan penolakan.

Sebab hingga saat ini Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) belum dibagikan ke warga.

“Namun SPPT ini bisa dilihat secara online lewat e-PBB. Masyarakat pasti keberatan dengan kenaikannya,”ucapnya.

Mahda mengatakan, para mahasiswa sudah melakukan survei ke 19 Kecamatan yang ada di Tulungagung.

Kenaikan NJOP di daerah pesisir mencapai 13 kali lipat, sedangkan di wilayah datar 3-4 kali lipat.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved