Breaking News:

Berita Lumajang

Cerita Mami Oliv Waria di Lumajang 7 Tahun Jalankan Prostusi Online

Waria berinisial DAS itu sehari-hari punya nama julukan Mami Oliv. Dia masuk dalam bisnis gelap karena setiap hari sering bergaul dengan Ladies Club

Kompas.com
Ilustrasi pekerja seks komersial 

Reporter: Tony Hermawan | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Inilah kisah hidup waria asal Lumajang yang masuk dalam dunia prostisi online.

Ternyata warga Kaliboto Lor Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang sudah 7 tahun menjalankan bisnis esek-esek secara online.

Waria berinisial DAS itu sehari-hari punya nama julukan Mami Oliv. Dia masuk dalam bisnis gelap karena setiap hari sering bergaul dengan Ladies Club (LC). Itu karena Mami Oliv punya bisnis salon kecantikan.

Hingga akhirnya, pada satu waktu Mami Oliv diminta salah satu temannya, seorang pria hidung belang untuk mengenalkannya kepada salah satu LC.

Singkat cerita Mami Oliv pun memulai bisnis itu.

"Jadi dia itu kenal background pelanggannya dan LCnya," kata Kanit Pidum Polres Lumajang,Ipda Muljoko.

Mami Oliv pun merasa mudah meraup uang dari bisnis gelap itu. Sebab setiap transaksi dia mendapat jatah Rp 200 ribu. Terlebih, wanita yang dieksploitasi Mami Oliv masih muda berusia 18-25 tahun.

"Kalau tarif wanitanya rata-rata Rp 1 juta," ungkap Muljoko.

Kata Muljoko, selama menggeluti bisnis prostitusi online cukup piawai menjaga privasinya. Ia hanya akan melayani jasanya menyediakan PSK pada orang-orang yang dikenal saja.

Halaman
12
Penulis: Tony Hermawan
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved