Breaking News:

Berita Banyuwangi

Dua Perguruan Tinggi Serahkan Policy Brief ke Bupati Ipuk agar Produktivitas Udang Terjaga

Dua perguruan tinggi di Banyuwangi, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi dan Universitas Airlangga Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU

Surya/Haorrahman
Bupati Banyuwangi Ipuk mendapat kenang-Kenangan seusai simposium, yakni memberikan rekomendasi kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam hal penguatan ekonomi pesisir, terutama di bidang budi daya udang. 

Reporter : Haorrahman | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Dua perguruan tinggi di Banyuwangi, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi dan Universitas Airlangga Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Banyuwangi menggelar simposium tentang pengelolaan sumber daya pesisir.

Simposium tersebut memberikan rekomendasi kepada Bupati Ipuk Fiestiandani dalam hal penguatan ekonomi pesisir, terutama di bidang budi daya udang.

Sinposium Nasional bertajuk “Penguatan Ekonomi Kabupaten Banyuwangi Melalui Pengelolaan Sumber Daya Pesisir Secara Berkelanjutan di Era Kebiasaan Baru (New Normal)” itu digelar di Untag Banyuwangi, Senin (5/4/2021).

Ada enam pembicara berkompeten yang hadir di sana. Rektor Untag Banyuwangi Andang Subaharianto, Dekan Fakultas Pertanian dan Kelautan Unair Moch Amin Alamsjah, Kepala Bappeda Suyanto Waspo Tondo Wicaksono, Ketua Shrim Club Indonesia Banyuwangi Yanuar Toto Raharjo, Konsorsium Mitra Bahari Regional Center Jatim Sukandar, dan Ateng Supriatna asal Conservation International Indonesia.

Bupati Ipuk menilai, simposium yang digeber Untag tersebut sangat bermanfaat bagi pemkab, karena bisa digunakan untuk menggali potensi perikanan di kabupaten The Sunrise of Java ini.

Baca juga: Gus Baha : Tips Memilih Teman dan Tangis Gus Baha ke TKI

Baca juga: Ussy Melongo Biaya Bulanan Rumah Sule, Nathalie: Suami Tak Mau Dibedakan, Syok Awal Jadi Istri Baru

Baca juga: Gus Baha : Tips Memilih Teman dan Tangis Gus Baha ke TKI

“Kami berharap, dengan adanya simposium ini nanti teman-teman dari akademisi, pelaku usaha di bidang perikanan bisa mendukung program dan kebijakan pemerintah. Tujuan dari semua kegiatan ini adalah kesejahteraan rakyat Banyuwangi,” ujarnya.

Ipuk menuturkan, Banyuwangi punya potensi perikanan yang sangat besar dan masih bisa terus dikembangkan sehingga memberikan dampak lebih besar terhadap kesejahteraan rakyat.

Ipuk juga membeberkan bahwa pemkab masih memberlakukan moratorium izin tambak di Banyuwangi. Ipuk menegaskan, moratorium tersebut bukan merupakan kebijakan yang tidak pro investasi.

“Kami berharap para pelaku usaha tambak udang bertahap menerapkan pengelolaan tambak yang ramah lingkungan," kata Ipuk.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved