Breaking News:

Efek PPnBM, Penjualan Toyota di Auto2000 Jatim Kembali Bergairah, Avanza Jadi Juru Selamat

Kebijakan pajak PPnBM mobil 2021 pada mobil baru, sedikit demi sedikit mulai memberikan angin segar terhadap industri otomotif.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim/fikri
Toyota Avanza saat didisplay didiler Auto2000 Kertajaya Surabaya. 

Reporter: Fikri Firmansyah I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kebijakan pajak PPnBM mobil 2021 pada mobil baru, sedikit demi sedikit mulai memberikan angin segar terhadap industri otomotif.

Di Jawa Timur sendiri, tahap pertama pelaksanaan PPnBM mobil 2021 sebesar 100 persen atau PPnBM 0 persen berhasil membuat jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang TOYOTA, yakni Auto2000 pun mengalami pertumbuhan penjualan pada Maret 2021.

"Antusias masyarakat Jatim pada tahap pertama adanya insentif PPnBM mobil 2021 yang sebesar 100 persen, khususnya di bulan Maret lalu sangat baik di kami," ujar General Manager Area Jawa Timur Auto2000, Judianto kepada TribunJatim.com, Selasa (6/4/21).

Dikatakan Judianto, kontribusi market share Toyota di Auto2000 Jatim sendiri untuk pasar otomotif nasional pada Maret 2021 mencapai 26,1%.

"Adapun untuk hasil penjualan kami di Maret 2021 sendiri sebanyak 1,828 unit. Angka ini meningkat 288 persen jika dibandingkan N-1," terangnya.

Dari total penjualan sebanyak 1,828 unit itu, kontribusi Retail mencapai 1,563 unit (85,5%), Fleet mencapai 255 unit (13,9%) dan Pemerintah sebanyak 10 unit (0,5%).

Ditanya soal model yang mendominasi penjualan ritel pada Maret 2021, Judianto mengatakan diraih Avanza.

"Sang juara diraih Avanza sebesar 468 unit (25,6%), kemudian disusul Rush sebanyak 457 unit (25,0%) dan Innova sebanyak 216 unit (11,8%)," imbuhnya.

Berkaca dari hasil penjualan Maret 2021 yang dinilai apik itu, Judianto optimistis ekonomi Jatim juga akan berangsur pulih.

"Saya sangat optimis atas kebijakan pemerintah yang sangat baik ini. Sehingga dapat meningkatkan penjualan dan menggairahkan sektor otomotif. Sehingga efek positifnya sudah pasti secara bertahap akan memulihkan ekonomi di Jawa Timur pula," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved