Breaking News:

Berita Malang

Harapkan Dualisme Arema Segera Berakhir, Aremania Dorong Wali Kota Malang Jadi Mediator

Aremania mengharapkan Wali Kota Malang dapat menyelesaikan permasalahan dualisme Arema

TRIBUNJATIM.COM/RIFKI EDGAR
Andi Sinyo, perwakilan Aremania dari pergerakan MMGA saat melakukan aksi di depan Balaikota Malang beberapa hari yang lalu 

Reporter: Rifki Edgar | Editor: Taufiqur Rochman

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Aremania yang tergabung dalam pergerakan Make Malang Great Again (MMGA) mengharapkan Wali Kota Malang dapat membantu menyelesaikan permasalahan dualisme Arema.

Andi Sinyo, perwakilan Aremania dari pergerakan MMGA mengatakan, sebagai orang nomor satu di Kota Malang, Wali Kota Malang harus menjadi panutan Aremania dan masyarakat Kota Malang.

"Simplenya gini, pak Wali itu bisa berkomunikasi dengan banyak pihak, termasuk PSSI dengan Menpora dan dengan dua kepala daerah lainnya di Malang Raya. Yang kami harapkan itu lobi-lobi dari pak Wali bisa jalan. Cuma itu saja," ucapnya, Selasa (6/4/2021).

Oleh karenanya, Andi berharap, Wali Kota Malang, bisa menjadi jembatan dalam penyelesaian dualisme Arema yang telah berjalan selama 10 tahun lamanya.

Pihaknya juga mengatakan, bahwa aksi Aremania yang dilakukan dengan menghujani rumah dinas Wali Kota Malang dengan kertas berbentuk pesawat ialah untuk menagih janji Wali Kota Malang.

"Pada intinya MMGA ingin membuat Malang seperti dulu lagi. Karena pergerakan kami bergerak secara spontanitas dari grassroot yang peduli dengan Arema," ucapnya.

Andi menambahkan, bahwa pergerakan MMGA ini akan terus berjalan sampai nama Arema kembali menjadi satu.

Tidak menutup kemungkinan juga, pihaknya akan melakukan hal serupa kepada Pemerintah Kabupaten Malang dan Kota Batu.

"Arema ini kan lahirnya dulu dari Kota Malang dulu. Tapi kan kalau kita berbicara Arema memang lingkupnya Malang Raya. Tidak menutup kemungkinan arah kami ke sana. Tapi akan awali dulu dari sini," ucapnya.

Andi berharap, semoga Wali Kota Malang bisa melakukan negoisasi ke semua pihak agar bisa menyelesaikan dualisme Arema.

"Sebagai bapaknya kota, N1 paling tidak bisa lah melakukan lobi-lobi dengan mendatangkan semua pihak. Karena melalui pergerakan ini pula kami juga telah menyurati berbagai pihak termasuk PSSI," tandasnya.

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved