Breaking News:

Kerugian Pengadaan Buku Perpustakaan SD di Kediri Mencapai Rp 500 Juta

Dalam waktu dekat tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri bakal menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan buku....

Surya/didik mashudi
Nur Ngali,SH Kasi Pidsus Kejari Kota Kediri 

Reporter: Didik Mashudi I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Dalam waktu dekat tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri bakal menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan buku perpustakaan SD se-Kota Kediri tahun 2018.

"Kerugian negara dari asumsi penyidik ditaksir sekitar Rp 500 jutaan. Namun kejaksaan masih menunggu hasil audit dari BPKP," jelas Nur Ngali,SH, Kasi Pidsus Kejari Kota Kediri, Selasa (6/4/2021).

Sebelumnya pihak auditor BPKP telah melakukan pengecekan lapangan selama 10 hari di Kota Kediri

Petugas telah melakukan verifikasi untuk menghitung nilai kerugian negara. "Hasilnya masih belum kita dapatkan," jelasnya. 

Terkait nilai kerugian negara, penyidik nantinya akan berpatokan pada hasil audit BPKP

Nur Ngali sejauh ini masih enggan menyebutkan siapa yang bakal menjadi tersangka kasus pengadaan buku perpustakaan yang dilakukan Kantor Dinas Pendidikan Kota Kediri

"Tersangka belum bisa kita sampaikan sekarang. Namun dalam waktu dekat akan kita sampaikan," jelasnya.
Nur Ngali mengaku telah mengantongi nama-nama yang bakal menjadi tersangka kasus pengadaan buku perpustakaan

"Ada beberapa nama, lebih dari satu. Siapa yang bertanggung jawab disitu, nanti kita sampaikan berikut perannya," ungkapnya.

Meski belum mengungkap siapa yang bakal menjadi tersangka, Nur Ngali telah mengisyaratkan calon tersangkanya ada dari aparat pemerintah dan swasta. 

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved