Breaking News:

UTBK di Surabaya Tak Perlu Bawa Hasil Tes Covid-19, Prokes Diperketat

Pemerintah Kota Surabaya akhirnya memutuskan pelaksanaan UTBK jalur SBMPTN tidak mensyaratkan membawa hasil uji tes Covid-19.

surya/bobby
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ditemui di Surabaya, Selasa (16/3/2021). 

Reporter: Bobby Koloway I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya akhirnya memutuskan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tidak mensyaratkan membawa hasil uji tes Covid-19.

Ini setelah melakukan pertemuan dengan jajaran kampus, panitia UTBK, hingga Ikatan Dokter Indonesia. 

"Kemarin sudah disepakati dengan teman teman perguruan tinggi. Bahwa jangan sampai UTBK memberatkan. Namun, juga jangan sampai juga memberikan dampak yang negatif karena banyak yang positif (Covid-19)," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Selasa (6/4/2021). 

Namun, para calon mahasiswa diharapkan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Ada persyaratan cek suhu tubuh. Sehingga, sudah dipersiapkan sejak dari rumah agar ketika masuk di Surabaya kondisinya fit," katanya. 

Pemerintah Kota juga akan memperketat pengawasan protokol kesehatan.

"Tapi, bukan berarti memberatkan. Biar bagaimanapun pendidikan berjalan," katanya. 

"Misalnya, penggunaan masker dan cek suhu tubuh. Kami meminta peserta mengikuti prokkes yang ketat. Ini sudah disepakati dengan IDI, satgas covid, perguruan tinggi. Sehingga, tetap berjalan meski di kondisi pandemi," katanya. 

Pemerintah menjaga keselamatan namun tetap mengajak masyarakat memiliki kepedulian tinggi menjaga prokes.

Halaman
123
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved