Breaking News:

Warung Sabu Sidorame Kembali Bergeliat, Tak Kapok Dibongkar, Pengedar: Untung Rp 20 Ribu per Poket

Meski sudah dibongkar dan dirazia oleh polisi, para pengedar narkotika di Jalan Sidorame Kali Baru tetap saja melakukan aktifitasnya.

Dokumen Polisi
Tersangka saat di Mapolsek Semampir Surabaya 

Reporter: Firman Racmanudin I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Meski sudah dibongkar dan dirazia oleh polisi, para pengedar narkotika di Jalan Sidorame Kali Baru tetap saja melakukan aktifitasnya.

Seolah tak kapok, rekan-rekannya diringkus dan dijebloskan ke penjara, para pengedar tetap nekat menjual serbuk haram sabu itu kepada para pelanggannya.

Seperti yang dilakukan oleh Sayyedi (52) warga Madura yang tinggal di Sidorame Belakang, Surabaya itu.

Ia diringkus unit reskrim Polsek Semampir saat menjaga warung sabunya yang terbuat dari terpal di pinggiran kali.

Dari penyergapan itu, ada 50 poket sabu siap edar dan puluhan alat hisap sabu turut diamankan.

Selain itu, ada pula uang tunai sebesar Rp 1,6 juta rupiah hasil dari penjualan.

"Kami memang atensi wilayah tersebut, kami tangkap pengedarnya langsung saat menunggu pelanggannya. Dari situ kami amankan sabu total seberat 20,87 gram," ujar Kapolsek Semampir, Kompol Agus Ariyanto, Selasa (6/4/2021).

Modus yang dilakukan tersangka adalah menunggu calon pelanggannya di depan gang. 

Selanjutnya, jika sudah bertransaksi, pelanggan akan diarahkan ke bangunan semi permanen pinggir kali untuk mengkonsumsi serbuk haram tersebut di tempat.

Saat ini polisi juga tengah melakukan pengembangan darimana barang haram itu diperoleh Sayyedi.

Ia mengaku baru sebulan terakhir mengedarkan sabu dengan keuntungan 20 ribu per poketnya.

"Masih kami lakukan penyelidikan lebih lanjut terkait asal barang," tandasnya.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved