Breaking News:

Pedagang Pasar Legi Ponorogo Gelar Aksi

BREAKING NEWS: Unjuk Rasa Pedagang Pasar Legi Ponorogo Tuntut Pembagian Lapak Adil dan Transparan

Aksi unjuk rasa terjadi di depan Pasar Legi, Jalan KH Ahmad Dahlan, Ponorogo, Rabu (7/4/2021).

tribunjatim/ArifCandra
Unjuk Rasa Pedagang Pasar Legi di Depan Pemkab Ponorogo 

Reporter: Sofyan Arif Candra I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Aksi unjuk rasa terjadi di depan Pasar Legi, Jalan KH Ahmad Dahlan, Ponorogo, Rabu (7/4/2021).

Peserta demonstrasi merupakan para pedagang Pasar Legi yang merasa pembagian lapak di Pasar Legi belum tuntas.

Mereka berkumpul di Pasar Lanang di Jalan Urip Sumoharjo lalu menyebrang ke Pasar Legi sambil membentangkan atribut bertuliskan berbagai tuntutan.

Mulai dari 'Ringkus Mafia Lapak' lalu 'Adili Para Tikus Lapak', 'Tutupo Wae, Pasar Tak Urusane Dewe'.

"Usut Mafia penjualan lapak sampai tuntas, lapak kita banyak yang diperjualbelikan," kata Orator.

"Pasar Legi dibangun menggunakan APBN. Dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat," lanjutnya.

Setelah menyampaikan aspirasi di Pasar Legi para pedagang bergerak ke Pendopo Pemkab Ponorogo, di Jalan Alun-alun Utara.

Sama saat di Pasar Legi, pedagang juga menuntut Pemkab Ponorogo menyelesaikan pembagian lapak dengan adil dan transparan.

Seperti diketahui Pasar Legi telah diresmikan pada 9 Februari 2021 lalu.

Pasar yang berlokasi di Kelurahan Banyudono tersebut dibangun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 133 miliar.

Pasar Legi diproyeksikan mampu menampung 3 ribu pedagang, dengan rincian kios 1400 unit, lalu los 1000 unit, dan unit serbaguna dengan daya tampung lebih kurang 500 pedagang.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved