Breaking News:

Gangguan Hiperaktif Pada Anak Bisa Sembuh Saat Remaja, Psikiater: Jangan Dicap Nakal Terus Dimarahi

Gangguan hiperaktif pada anak disebut bisa hilang seiring perkembangan usia. dr Izzatul Fithriyah ingatkan: jangan dicap nakal.

Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Hefty Suud
Pediatrics Of Florence
Ilustrasi - Penjelasan psikiater soal anak hiperaktif. 

Reporter: Melia Luthfi Husnika | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Anak terutama balita yang sangat aktif sering disebut hiperaktif.

Orangtua perlu waspada, sebab perilaku hiperaktif yang berlebihan bisa mengarah pada gangguan.

Diantaranya gangguan pemusatan perhatian atau yang dikenal dengan attention dificit hiperactivity disorder atau ADHD.

Baca juga: Bukti Foto Desiree Tarigan Benar Selingkuh, Berulang Kali Bergaul, Hotma Tegas: Faktanya Orang itu

Baca juga: Bangun dari Pingsan, Suami Histeris Lihat Istri Dikafani, Meninggal saat Akad Nikah, Tak Ada Tanda

Anak dengan gangguan hiperaktif ini sering mendapatkan label nakal dari masyarakat. Padahal pelaku anak tersebut di luar kendalinya.

Hal itu dikatakan oleh dr Izzatul Fithriyah, dr. Sp. Kj (K) Psikiater, anak dengan gangguan hiperaktif sulit memusatkan perhatian pada satu hal.

Hal itu juga yang disebutnya menyebabkan anak gangguan hiperaktif tidak bisa diam dan tindakannya cenderung mengganggu orang.

"Anak gangguan hiperaktif akan berperilaku susah diam bahkan menganggu. Sering dianggap usil, nakal dan tidak terkendali," ujar dr Izzatul Fithriyah.

Baca juga: Dari Hobi Nyemil Bisa Menghasilkan Omzet Rp 12 M Per Tahun, 1 Hal Ini Kunci Sukses Owner Honey Pok

Baca juga: Street Food Ramadhan Kampi Hotel Surabaya, Sajikan Sederet Makanan Lokal ala Hotel Berbintang

Namun, gangguan hiperaktif pada anak disebut bisa hilang seiring perkembangan usia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved