Breaking News:

MUI Tulungagung Memberi Catatan Vaksinasi Saat Puasa Ramadan

Dinas Kesehatan Tulungagung akan melanjutkan vaksinasi Covid-19 saat puasa Ramadan. Kebijakan ini dilakukan mengacu pada fatwa Majelis Ulama Indonesia

surya/davidyohanes
Ketua MUi Tulungagung, KH Hadi Mohammad Mahfudz. 

Reporter: David Yohanes I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Dinas Kesehatan Tulungagung akan melanjutkan vaksinasi Covid-19 saat puasa Ramadan.

Kebijakan ini dilakukan mengacu pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), bahwa vaksinasi tidak membatalkan puasa.

Ketua MUI Tulungagung, KH Hadi Mohammad Mahfudz mendukung vaksinasi saat puasa Ramadan.

“Memang benar, hal-hal yang masuk ke tubuh tpai tidak melalui lubang tubuh yang terbuka tidak membatalkan puasa,”ujar Gus Hadi, panggilan KH Hadi Muhammad Mahfudz.

Lanjutnya, vaksinasi Covid-19 tidak membuat tubuh menjadi kuat dan tahan lapar setelah disuntik.

Berbeda dengan cairan infus, meski masuk tidak lewat lubang tubuh yang terbuka, namun bisa mendonkrak energi tubuh.

Karena cairan infus yang masuk ke tubuh bisa membatalkan puasa.

“Asal sifatnya tidak menguatkan energi, tubuh tidak membatalkan puasa. Kalau infus kan menguatkan tubuh, berhari-hari gak makan pun kuat,” sambung Gus Hadi.

Meski vaksinasi tidak membatalkan puasa, Gus Hadi juga memberi catatan pelaksanaan vaksinasi saat puasa ramadhan.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved