Breaking News:

Berita Kota Kedir

Bangunan Show Room Mobil di Kota Kediri Senilai Rp 1,2 Miliar Dirobohkan

Pelaksanaan eksekusi bangunan show room mobil dan motor bekas UD Gemah Ripah Motor di Jalan Padang Padi, Kota Kediri berakhir dramatis.

(Surya/Didik Mashudi)
Alat berat ekskavator merobohkan bangunan show room mobil dan motor bekas di Jl Padang Padi, Kota Kediri, Kamis (8/4/2021). 

Reporter : Didik mashudi | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pelaksanaan eksekusi bangunan show room mobil dan motor bekas UD Gemah Ripah Motor di Jalan Padang Padi, Kota Kediri berakhir dramatis.

Bangunan dua lantai objek sengketa senilai Rp 1,2 miliar terpaksa dirobohkan dengan alat berat ekskavator, Kamis (8/4/2021) petang.
Show room mobil dan motor bekas ini menempati lahan seluas 3.272 meter persegi. Kondisi bangunan tergolong mewah dengan konstruksi beton.

Perobohan bangunan merupakan isi salah satu amar putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengembalikan kondisi objek sengketa sesuai kondisi awal berupa tanah sawah.

Sengketa muncul karena pemilik tanah Sujiman masih belum menerima pembayaran jual beli tanahnya.

Baca juga: Gus Baha, Anak Marah, Anak Minta Uang Banyak, Itu Cerminan Orang Tua Rakus

Baca juga: Ramalan Karier Zodiak Jumat 9 April 2021: Virgo Jangan Putus Asa, Sagitarius Kariermu akan Meningkat

Baca juga: Sinyal Ikatan Cinta Akan Tamat, Amanda Isyaratkan Pamit: Legenda, Foto Para Aktor Banjir Kesedihan

Karena tanpa sepengetahuan Sujiman, tanah objek sengketa dijual oleh Suharto kepada Suratman yang saat ini menempati lahan.

Rosi Armitasari,SH pengacara pemohon eksekusi menjelaskan, pihaknya sudah mengajukan permohonan eksekusi sejak tahun lalu, namun baru disetujui sekarang.

Sedangkan kasusnya sendiri telah bergulir di pengadilan sejak 2016 saat lahan milik Sujiman mulai dikuasai pihak lain.
Terkait dengan gugatan ganti rugi bangunan permasalahannya bukan dengan pihak pemohon namun dengan pihak lain yakni Suharto, orang yang menjual foto copy sertifikat tanah Sujiman.

"Sertifikat yang asli tetap dibawa klien saya Pak Sujiman. Selain itu statusnya masih ikatan jual beli (IJB) sehingga belum ada sertifikatnya," jelasnya.

Rosi juga menyampaikan, selaku penggugat telah berniat untuk merobohkan bangunan show room sebagaimana kondisi semula. Sehingga penggugat juga menyiapkan alat berat eskalator.

Halaman
123
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved