Breaking News:

Berita Kabupaten Kediri

Kabupaten Kediri Jadi Pilot Proyek Fitur Website Pasar

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI)Kediri bersama Pemerintah Kabupaten Kediri dan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyelenggarakan peluncuran Digital

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Yoni Iskandar
(Surya/Didik Mashudi)
Kegiatan peluncuran progam Digitalisasi Pasar Papar Kabupaten Kediri, Jumat (9/4/2021). 

Reporter : Didik mashudi | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri bersama Pemerintah Kabupaten Kediri dan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyelenggarakan peluncuran Digitalisasi Pasar Papar Kabupaten Kediri, Jumat (9/4/2021).

Peresmian dihadiri Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Bapak Sofwan Kurnia, serta Vice President PT Bank Rakyat Indonesia Kanwil Jatim II, Huru Priyono Ambarwito.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Festival Ekonomi dan Keuangan Digital (FEKDI).
Secara nasional, FEKDI diselenggarakan pada 5 - 8 April 2021 dengan tema Bersinergi dalam Akselerasi Digitalisasi Ekonomi dan Keuangan Indonesia, dan dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan di berbagai wilayah termasuk eks Karesidenan Kediri - Madiun pada 12 - 14 April 2021 mendatang.

Peluncuran Digitalisasi Pasar Papar merupakan salah satu wujud komitmen untuk meningkatkan sinergi dalam mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi di Kabupaten Kediri serta mendukung upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Baca juga: Gus Baha, Anak Marah, Anak Minta Uang Banyak, Itu Cerminan Orang Tua Rakus

Baca juga: Bangunan Show Room Mobil di Kota Kediri Senilai Rp 1,2 Miliar Dirobohkan

Baca juga: Desiree Tarigan Tertawa Dituding Aniaya Pembantunya, Bams Eks Samsons: Malu, Bantahan Hotman Paris

Dengan program digitalisasi pasar yang dimulai di Pasar Papar diharapkan Kabupaten Kediri dapat semakin mengakselerasi implementasi teknologi digital dalam berbagai sektor.

Sehingga dapat mendukung berbagai program pemulihan ekonomi, khususnya terhadap UMKM sebagai penyangga perekonomian nasional.

Dengan adanya digitalisasi pasar, masyarakat dapat meminimalisasi kontak dalam bertransaksi karena seluruh pedagang di Pasar Papar telah melayani transaksi menggunakan QRIS Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS).

Selain contactless, keberadaan QRIS juga mampu menjadikan semua transaksi tercatat dan langsung masuk rekening, membantu terbentuknya profil UMKM dan pedagang ketika mengajukan pembiayaan, serta terhindar dari risiko uang palsu.

Transaksi QRIS sendiri mengusung prinsip CEpat, MUdah, MUrah, Aman, dan Handal (CEMUMUAH).
Kepala Perwakilan BI Sofwan Kurnia juga menyampaikan gagasan mengenai upaya mendorong Kerja sama Antar Daerah (KAD) di wilayah eks Karesidenan Kediri - Madiun yang bermanfaat untuk mendukung program pengendalian inflasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved