Breaking News:

Stimulus Free PPN 10 Persen dan Suku Bunga Murah Dongkrak Penyaluran KPR BCA Surabaya

Penyaluran KPR (Kredit Pemilikan Rumah) BCA Surabaya di triwulan I tahun 2021 ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding triwulan IV ta

istimewa
ilustrasi KPR BCA ONLINEXPO 

Reporter : Sri Handi Lestari | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penyaluran KPR (Kredit Pemilikan Rumah) BCA Surabaya di triwulan I tahun 2021 ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding triwulan IV tahun 2020 lalu.

Meski dibanding periode yang sama tahun 2020 lalu, masih mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Rudy Harsono, Regional Head of Consumer Loan, BCA Surabaya, mengatakan, hal ini tak lepas dari kondisi triwulan I tahun 2020 yang belum terjadi pandemi.

"Sementara tahun ini masih pandemi. Periode yang sama tahun lalu, kami masih bisa menggelar expo secara offline di Grand City Convention Expo, yang membuat penyaluran KPR meningkat tajam," jelas Rudy, Kamis (8/4/2021).

Kondisi tersebut berbanding terbalik di kuartal II tahun 2020 disaat pandemi mendorong adanya kebijakan PSBB yang membuat berbagai kegiatan ekonomi terhenti.

Baca juga: Gus Baha, Anak Marah, Anak Minta Uang Banyak, Itu Cerminan Orang Tua Rakus

Baca juga: Buntut Kisruh Rumah Tangga Hotma, ART Lapor Disekap dan Dianiaya Desiree: Psikis, Muncul Babak Baru

Baca juga: Sinyal Ikatan Cinta Akan Tamat, Amanda Isyaratkan Pamit: Legenda, Foto Para Aktor Banjir Kesedihan

"Begitu memasuki kuartal III mulai ada peningkatan di akhir Agustus dengan adanya program khusus KPR, sampai digelarnya BCA Expo secara online di bulan September," jelas Rudy Harsono kepada TribunJatim.com.

Kondisi semakin membaik di kuartal IV tahun 2020 lalu, dengan catatan penyaluran KPR BCA Wilayah Surabaya berhasil mencapai Rp 1 triliun.

Selanjutnya di tahun 2021 ini, BCA kembali optimis penyaluran KPR akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Mulai 1 Februari hingga awal April 2021 ini, penyaluran KPR BCA Surabaya sudah mencapai Rp 3,3 triliun.

"Hal ini terdongkrak dengan program bunga murah yang dipromokan sejak 1 Februari. Kemudian ada Expoversary selama satu bulan di bulan Maret ditambah adanya kebijakan stimulus dari pemerintah terkait free PPN 10 persen," ungkap Rudy.

Diakui Rudy, pengembang yang memiliki produk rumah tapak, terutama yang ready, banyak menjadi sasaran untuk diambil konsumen. Dan itu terus berlanjut hingga program suku bunga murah BCA ini dilanjutkan sampai akhir Mei 2021.

"Hingga akhir tahun kami belum ada target pasti. Namun prediksi ada di kisaran Rp 5 triliun sampai Rp 6 triliun. Kami optimis bisa tercapai," jelas Rudy.

Indikasi pendorong tercapainya target itu antara lain dengan adanya stimulus free PPN 10 persen yang akan berlangsung hingga akhir Agustus 2021 mendatang. Kemudian suku bunga yang rendah dan penurunan angka penularan Covid 19 bersama dengan program vaksinasi nasional.

"Dan adanya target pertumbuhan ekonomi nasional dari pemerintah yang juga optimis bisa di kisaran 4,5 persen hingga 5 persen. Ini juga menjadikan pasar semain optimis," tandas Rudy Harsono.

Berita tentang KPR BCA

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved