Breaking News:

Berita Surabaya

Takut Dimassa, Pencuri Peralatan Bengkel Las Sembunyi di Plavon Rumah Warga di Surabaya

Berawal ngopi di sebuah warkop belakang bengkel las di Jalan Sukomanunggal Surabaya ternyata membuat Yoyok Afandi tergoda niat jahat.

surya/firman
Polisi menunjukkan tersangka dan barang bukti hasil curian yang berhasil diamankan 

Reporter: Firman Rachmanudin I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Berawal ngopi di sebuah warkop belakang bengkel las di Jalan Sukomanunggal, Surabaya ternyata membuat Yoyok Afandi tergoda niat jahat.

Pria 30 tahun, asal Simo, Surabaya itu tiba-tiba gelap mata dan nekat masuk ke dalam bengkel las saat tutup.

Aksi itu dilakukan Yoyok sendirian, Sabtu (27/3/2021) malam.

Berbekal obeng dan linggis yang disimpan dalam sebuah tas, Yoyok mengendap masuk dengan memanjat pagar bengkel.

Setelah beberapa menit ia berhasil masuk dan mencari barang berharga yang bisa dibawanya kabur.

Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Pepatah itu yang gambarkan aksi pencurian Yoyok.

Sang pemilik bengkel yang tak sengaja membuka pintu rumah, mendapati Yoyok tengah asyik mengendap di teras yang dijadikan bengkel las tersebut.

"Tersangka ketahuan memasukkan sebuah mesin las 900 watt yang biasa digunakan pemilik bengkel kedalam sebuah tas yang sudah disiapkan," ujar Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Esti Setija Oetami, Jumat (9/4/2021).

Sadar diketahui pemilik bengkel, Yoyok memilih kabur dan memanjat dinding hingga melompat ke rumah warga sekitar.

Ia bahkan sempat bersembunyi di dalam plavon selama hampir dua jam sebelum akhirnya polisi yang dilapori warga datang ke lokasi.

"Pengakuannya takut dimassa. Begitu ada kami langsung kami amankan tanpa perlawanan,"imbuhnya.

Sementara itu, Yoyok baru sekali ini beraksi karena terdesak kebutuhan.

Bahkan, aksi nekatnya itu dipikirkan matang-matang dan dipersiapkan selama dua hari dengan mengamati kondisi bengkel sambil ngopi tepat dibelakang bengkel tersebut.

"Baru sekali ini. Rencananya buat dipakai sendiri. Buat kerja. Bisa ngelas juga. Buat cari uang," akunya.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved