Breaking News:

Berita Ponorogo

Wali Murid Belum Menghendaki, Hanya Satu SMP di Ponorogo Yang Belum PTM

Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Ponorogo telah menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sejak 5 April lalu.

sofyan arif candra /Tribunjatim
Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Ponorogo telah menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 

Reporter : Sofyan Arif Candra | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Ponorogo telah menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sejak 5 April lalu.

Dari 87 SMP di Ponorogo baik negeri maupun swasta. Hanya ada satu SMP yang belum menyelenggarakan PTM yaitu SMPK Slamet Riyadi.

Menurut Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Soiran, penyebab sekolah tersebut belum menyelenggarakan sekolah tatap muka lantaran mayoritas wali murid belum menghendakinya.

"Sesuai dengan kuisioner, seluruh SMP sudah siap PTM untuk menyelenggarakan ujian akhir sekolah khusus kelas 9. Hanya satu SMP yang belum menyelenggarakan PTM yaitu SMPK Slamet Riyadi," kata Soiran kepada TribunJatim.com, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Rektor Unej, Iwan Taruna Rektor Unej Minta Korban Tindak Kekerasan Seksual Berani Bicara

Baca juga: Gus Baha Tolak Bantuan Uang Miliaran Untuk Bangun Pesantren, Ini Alasan Gus Baha

Baca juga: LaNyalla, Ketua DPD RI Minta Pengusaha Konstruksi Perhatikan Kualitas dan Isu Lingkungan

Sebagai gantinya, SMPK Slamet Riyadi tetap menyelenggarakan ujian akhir sekolah namun melalui daring.

Soiran menyebutkan, ujian akhir untuk kelas 9 SMP ini diselenggarakan hingga Sabtu (10/4/2021) besok.

Selama ujian akhir tersebut, siswa kelas 7 dan kelas 8 libur.

"Setelah ujian sekolah kebetulan awal Ramadan, jadi kita libur lagi karena permulaan puasa," lanjutnya.

Setelah itu pada pertengahan bulan Ramadan siswa akan mulai masuk untuk kegiatan kerohanian.

"Masuk efektif fakultatif dengan kuota 30 persen. Sekolah bisa mengaturnya untuk pelaksanaan Pondok Ramadan," jelas Soiran.

Pada kegiatan selama bulan Ramadan ini, siswa yang masuk hanya kelas 7 dan kelas 8.

Sedangkan kegiatan untuk kelas 9 telah rampung dan tinggal menunggu kelulusan.

"Untuk kegiatan bulan Ramadan kelas 7 dan kelas 8 juga harus ada izin orang tua. Jika memang tidak diizinkan maka bisa daring," tutup Soiran.

Berita tentang Ponorogo

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved