Berita Viral

Pilu Bayi 3 Bulan Nyaris Tewas karena Nenek Sok Benar, Anggap Susu Formula Haram, Ibu: Campur Sarang

Ibu bayi itu menceritahkan kisah yang dialami sang anak hingga menjadi viral di media sosial. Keracunan karena ulah mertua.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Mujib Anwar
Freepik
ILUSTRASI Berita bayi keracunan karena sikap neneknya. Anggap susu formula haram. 

Selain itu, susu kambing juga dapat menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap optimal berkat kandungan selenium di dalamnya.

Tak heran, konsumsi susu kambing secara rutin dan teratur bisa membuat Anda terhindar dari risiko penyakit infeksi.

"Tidak hanya itu, susu kambing juga dilengkapi kandungan gizi yang baik untuk kesehatan kulit. Kandungan trigliserida dan asam lemak di dalam susu kambing berkontribusi dalam menjaga kelembapan kulit. Sehingga, kulit akan jadi lebih sehat dan tampak lebih cerah jika minum susu kambing secara rutin," ujar dr. Andika Widyatama, dikutip TribunJatim.com dari laman KlikDokter.

Baca juga: Nikita Mirzani Ingin Bercinta dengan Dimas Beck, Punya Anak Tanpa Nikah, Cerita Seranjang: Gila Ya

Lebih dari itu, kandungan vitamin A pada susu kambing turut berperan dalam proses perbaikan sel-sel kulit.

Sedangkan, kandungan asam laktat di dalamnya berkontribusi dalam membantu membersihkan sel-sel kulit mati.

Jadi, tak mengherankan jika Anda mendapati adanya produk perawatan kulit yang berbahan susu kambing.

Karena manfaatnya tidak kalah dari susu sapi, apakah susu kambing boleh diberikan pada balita?

Baca juga: Tragedi Pasutri Meninggal Bersamaan Imbas Gempa 6,7 SR, Badan dan Motor Terjepit Batu, Naik Motor

Terkait hal ini, dr. Dyan Mega Inderawati mengatakan bahwa hal tersebut boleh-boleh saja.

Asalkan, balita sudah berusia di atas 6 bulan atau lebih.

"Susu kambing boleh-boleh saja diberikan pada balita setelah usianya lebih dari 6 bulan. Beberapa penelitian bahkan mengatakan bahwa susu kambing lebih ‘bersahabat’ soal alergi dibandingkan susu sapi. Jadi, jika ada balita alergi susu sapi, bisa jadi balita itu tidak alergi terhadpa susu kambing," ujar dr. Dyan Mega.

Kendati begitu, lanjut dr. Dyan Mega, pemberian susu kambing pada balita perlu dikonsultasikan terlebih dahulu pada dokter anak.

Tindakan ini dilakukan untuk agar susu kambing benar-benar mampu memberikan pasokan gizi yang sepenuhnya bermanfaat untuk si Kecil.

"Jika balita tidak memiliki masalah alergi terkait susu apapun, termasuk susu kambing, yang perlu diperhatikan adalah proses penyajiannya. Jangan berikan susu kambing yang baru diperah pada balita. Itu berisiko terkontaminasi bakteri. Jadi, harus dipasteurisasi  atau dalam bentuk UHT," katanya.

Baca juga: Detik-detik Ibu Mau Salat Rumah Goyang Kanan-Kiri, Panik Nasib Bayinya saat Gempa Malang: Ya Allah

Memberikan susu kambing pada balita adalah hal yang diperbolehkan secara medis.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved