Berita Viral

Pilu Bayi 3 Bulan Nyaris Tewas karena Nenek Sok Benar, Anggap Susu Formula Haram, Ibu: Campur Sarang

Ibu bayi itu menceritahkan kisah yang dialami sang anak hingga menjadi viral di media sosial. Keracunan karena ulah mertua.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Mujib Anwar
Freepik
ILUSTRASI Berita bayi keracunan karena sikap neneknya. Anggap susu formula haram. 

TRIBUNJATIM.COM - Seorang bayi berusia 3 bulan nyaris tewas karena neneknya.

Bayi usia 34 hari itu keracunan setelah diberi ramuan neneknya.

Ibu bayi itu menceritahkan kisah yang dialami sang anak hingga menjadi viral di media sosial.

Diketahui si ibu mertua anggap susu formula haram.

Baca juga: Tak Banyak yang Tahu Calon Besan Maia, Camer Al Ghazali Istri CEO Bergaya Modis, Cocok Bersanding

Dilansir TribunJatim.com dari TribunVideo, Minggu (11/4/2021)m peristiwa ini terjadi di Tambun, Bekasi, Jawa Barat.

Sang ibu dari bayi merasa sedih melihat sang bayi yang dipaksa meminum racikan dari sang ibu mertua.

Racikan itu berupa susu kambing dan sarang madu.

Hal itu membuat bayinya keracunan hingga pencernaannya yang terganggu, dan nyaris meregang nyawa.

Baca juga: Penyebab Gempa di Malang Terkuak, BMKG Soroti Bahaya Setelahnya, Dampak Kerusakan dan Korban Jiwanya

Kisah tersebut dibagikan oleh seorang bidan bernama Ony Christy.

Ia pun menceritakan kronologi kejadian.

Sang ibu diketahui berinisial S mengaku kejadian itu terjadi tepatnya pada 27 November 2020 lalu.

Kejadian berawal ketika S diajak sang suami untuk menginap dirumah ibu mertuanya.

"Pada tanggal 27 Nov 2020 Dia diajak suami untuk ke rumah mertua menginap sehari disana" jelas Ony saat dikonfimasi pada Sabtu (10/4/2021).

Baca juga: Sudah 5 Kali Suami Jadikan Istri Pemuas Birahi Pria Lebih Muda, Ikut Nontonin, Alasan Pelaku: Kurang

Sang anak diinformasikan masih dalam kondisi menyusu.

S menyebut sang ibu mertua saat itu melihat bibir sang bayi yang kering.

Hal itu membuat ibu mertuanya memberikan bayinya sarang madu yang dipercaya dapat mengobati.

"Ibu mertua menggendong dan lihat anak bibirnya kering, lalu suruh suaminya ambilkan sarang madu di dalam kulkas" jelasnya.

Baca juga: Amanda Manopo Pernah Ditegur Bawa Rice Cooker-Kulkas, Listrik Area Syuting sampai Mati, Kebiasaan

Tak hanya disitu, sang ibu mertua juga meminumkan susu kambing yang dicampur dengan sarang madu sebanyak 30 mili kepada si bayi.

Campuran itu dianggap menjadi minuman yang sehat sesuai ajaran agama.

Bahkan sang ibu mertua tak mengizinkan sang bayi diberi susu formula lantaran ia menganggap tak sesuai ajaran agama.

"Malah mertua suruh suami untuk ambil susu kambing dan dicampur sarang madu" terang Ony Christy.

Baca juga: Tak Wajar Anak Zaskia Sungkar yang Dinanti 10 Tahun, Irwansyah Takjub Fisik Anak: Usia Baru Seminggu

Akibat minuman tersebut, sang bayi mengalami keracunan hingga alami masalah pencernaan.

Untungnya, S mencoba menetralisir racun dengan memberi sang bayi ASI selama 4 jam.

"Kira-kira jam 11 malam anak ditaruh di samping saya.

Saya langsung berikan asi saya ke anak biar menetralisir racun dari susu kambing dan madu tersebut" pungkasnya. 

Bolehkah Bayi Minum Susu Kambing?

Susu kambing memang memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan.

Susu kambing terbukti dapat membantu menjaga fungsi usus.

Selain itu, susu kambing juga dapat menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap optimal berkat kandungan selenium di dalamnya.

Tak heran, konsumsi susu kambing secara rutin dan teratur bisa membuat Anda terhindar dari risiko penyakit infeksi.

"Tidak hanya itu, susu kambing juga dilengkapi kandungan gizi yang baik untuk kesehatan kulit. Kandungan trigliserida dan asam lemak di dalam susu kambing berkontribusi dalam menjaga kelembapan kulit. Sehingga, kulit akan jadi lebih sehat dan tampak lebih cerah jika minum susu kambing secara rutin," ujar dr. Andika Widyatama, dikutip TribunJatim.com dari laman KlikDokter.

Baca juga: Nikita Mirzani Ingin Bercinta dengan Dimas Beck, Punya Anak Tanpa Nikah, Cerita Seranjang: Gila Ya

Lebih dari itu, kandungan vitamin A pada susu kambing turut berperan dalam proses perbaikan sel-sel kulit.

Sedangkan, kandungan asam laktat di dalamnya berkontribusi dalam membantu membersihkan sel-sel kulit mati.

Jadi, tak mengherankan jika Anda mendapati adanya produk perawatan kulit yang berbahan susu kambing.

Karena manfaatnya tidak kalah dari susu sapi, apakah susu kambing boleh diberikan pada balita?

Baca juga: Tragedi Pasutri Meninggal Bersamaan Imbas Gempa 6,7 SR, Badan dan Motor Terjepit Batu, Naik Motor

Terkait hal ini, dr. Dyan Mega Inderawati mengatakan bahwa hal tersebut boleh-boleh saja.

Asalkan, balita sudah berusia di atas 6 bulan atau lebih.

"Susu kambing boleh-boleh saja diberikan pada balita setelah usianya lebih dari 6 bulan. Beberapa penelitian bahkan mengatakan bahwa susu kambing lebih ‘bersahabat’ soal alergi dibandingkan susu sapi. Jadi, jika ada balita alergi susu sapi, bisa jadi balita itu tidak alergi terhadpa susu kambing," ujar dr. Dyan Mega.

Kendati begitu, lanjut dr. Dyan Mega, pemberian susu kambing pada balita perlu dikonsultasikan terlebih dahulu pada dokter anak.

Tindakan ini dilakukan untuk agar susu kambing benar-benar mampu memberikan pasokan gizi yang sepenuhnya bermanfaat untuk si Kecil.

"Jika balita tidak memiliki masalah alergi terkait susu apapun, termasuk susu kambing, yang perlu diperhatikan adalah proses penyajiannya. Jangan berikan susu kambing yang baru diperah pada balita. Itu berisiko terkontaminasi bakteri. Jadi, harus dipasteurisasi  atau dalam bentuk UHT," katanya.

Baca juga: Detik-detik Ibu Mau Salat Rumah Goyang Kanan-Kiri, Panik Nasib Bayinya saat Gempa Malang: Ya Allah

Memberikan susu kambing pada balita adalah hal yang diperbolehkan secara medis.

Namun, Anda mesti tetap waspada karena susu kambing memiliki kandungan asam folat yang rendah.

"Susu kambing memiliki kandungan asam folat lebih rendah dibandingkan susu sapi. Jadi, jika ingin memberikan susu kambing sebagai pengganti susu sapi pada balita, si Kecil bisa mengalami anemia. Jenis anemia yang disebabkan oleh kekurangan asam folat adalah anemia megaloblastik," ungkap dr. Dyan Mega.

Sebagai informasi, anemia megaloblastik adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh kelainan proses pembentukan DNA sel darah merah.

"Penelitian soal susu kambing masih sangat terbatas. Itu artinya, susu kambing sebenarnya belum terlalu dikenal baik oleh masyarakat luas. Tak heran, dokter biasanya akan lebih menyarankan balita untuk minum susu sapi daripada susu kambing," pungkas dr. Dyan Mega.

Kesimpulannya, boleh saja jika balita minum susu kambing.

Namun usianya sudah lebih dari 6 bulan saat mengonsumsi asupan tersebut.

Kendati demikian, Anda disarankan untuk berkonsultasi lebih lanjut pada dokter spesialis anak sebelum benar-benar memberikan susu kambing pada balita.

Baca juga: Bergetar Kesaksian Dokter Lihat Bayi Zaskia Sungkar, Irwansyah Ungkap Kondisi Anak, Shireen: Ujian

Kumpulan berita viral

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved