Breaking News:

Berita Politik

Nama Mensos Risma Melejit Jadi Calon Presiden Favorit Pilihan Millenial Jatim di Pilpres 2024

Nama Menteri Sosial Tri Rismaharini masuk dalam bursa capres 2024 sebagai calon favorit millenial Jawa Timur. Tak tanggung-tanggung, Risma bertengger

TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Nama Menteri Sosial RI Tri Rismaharini muncul dalam bursa capres 2024 

Reporter : Yusron Naufal Putra | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Nama Menteri Sosial Tri Rismaharini masuk dalam bursa capres 2024 sebagai calon favorit millenial Jawa Timur. Tak tanggung-tanggung, Risma bertengger di urutan atas nama-nama tokoh yang menjadi pilihan millenial. 

Hal itu menjadi diantara hasil survei yang dilakukan lembaga Surabaya Survei Center (SSC) tentang bertajuk 'Gelagat Politik Millenial Jawa Timur', Senin (12/4/2021).

Dalam urutan top of mind yang dipaparkan, Prabowo Subianto mendapat presentase sebesar 8,9 persen. Kemudian disusul nama Risma dengan 7,8 persen lalu nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan presentase 5 persen. 

Baca juga: Bursa Pilgub Jatim, Nama Khofifah dan Risma Bersaing Jadi Cagub Favorit Millenial, Siapa Unggul? 

"Sementara nama-nama lain yang muncul seperti Anies Baswedan, Ridwan Kamil, dan Mahfud MD hanya meraih perolehan di bawah 3 persen," kata Direktur Riset Surabaya Survey Center (SSC) Edy Marzuki. 

Namun, dari sisi elektabilitas, para millenial Jatim menempatkan Risma di puncak klasemen. Mantan Wali Kota Surabaya dua periode itu, jauh mengungguli tokoh lain. 

Seperti nama Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo serta AHY. Lalu, Anies Baswedan, Basuki Tjahaya Purnama maupun Khofifah Indar Parawansa. Risma mendapat presentase sebesar 15 persen. 

"Prabowo dan Ganjar yang masing-masing mengantongi 10.8 persen dan 9.9 persen," ungkapnya. 

Meski begitu, Edy yang juga dosen di Universitas Yudharta Pasuruan ini mengungkapkan jika ceruk di kalangan milenial untuk bursa capres masih begitu terbuka. 

Apalagi, dalam survei top of mind, masih ada 67,6 persen responden yang memilih tidak tahu atau bahkan tidak menjawab. Sementara untuk survei elektabilitas, ada 41,4 persen yang juga menjawab tidak tahu atau tidak menjawab. 

“Ini ceruk yang sangat potensial mengingat Pilpres masih di tahun 2024,” pungkas Edy.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh SSC ini dilaksanakan dari tanggal 5-25 Maret 2021 di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. 

Penelitian itu melibatkan, 1070 responden yang dipilih dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. 

Dengan margin of error kurang lebih 3 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Penentuan responden dari kalangan millenial dalam setiap KK dilakukan dengan bantuan kish grid.

Kumpulan berita Jatim terkini

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved