Breaking News:

Berita Gresik

Bea Cukai Gresik Gagalkan Penyelundupan Kapal dari Jepang, Dilimpahkan ke Kejari Gresik

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Gresik menggagalkan penyelundupan kapal Roll-on/Roll-off (Roro)

istimewa
KAPAL - Pelimpahan tahap dua dari Bea Cukai Kabupaten Gresik kepada penyidik Kejaksaan Negerj Gresik, Selasa (13/4/2021). 

Reporter : Sugiyono | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Gresik menggagalkan penyelundupan kapal Roll-on/Roll-off (Roro) yang dilakukan perusahaan penyeberangan di Surabaya.

Barang bukti tersebut dilimpahkan tahap II ke Kejaksaan Negeri Gresik, Selasa (13/4/2021).

Kepala Bea Cukai Gresik, Bier Budi Kismuljanto mengatakan, penangkapan kapal oleh jajaran Bea Cukai Gresik hasil kerjasama dengan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kabupaten Gresik.

Awalnya adanya kapal impor masuk ke Gresik pada Maret 2020 melalui KSOP Gresik. Selanjutnya, petugas KSOP Gresik bersama Bea Cukai menyisir pantai dan ditemukan kapal sedang docking di galangan PT Indonesia Marina Shipyard (IMS), Desa Sidorukun, Kecamatan Gresik.

“Setelah mengetahui keberadaan kapal, petugas Bea Cukai melakukan penyelidikan dan konfirmasi dokumen kapal. Ternyata kapal bekas yang diberinama Revo 8 diselundupkan PT Trimitra Samudra dari Jepang,” kata Bier.

Selanjutnya, penyidik Bidang Kepabeanan Bea Cukai Gresik mendalami dokumen kapal tersebut. Ternyata, banyak dokumen yang dimanipulasi oleh perusahaan pelayaran.

Diantaranya, tahun pembuatan kapal yang diubah dari tahun 1989 menjadi 2007. Kemudian, berat kapal dari 627 GT dimanipulasi menjadi 1.007 GT.

Baca juga: Menu Buka Puasa Serba Coklat Favehotel Sidoarjo, Nasi Goreng hingga Pasta Dimasak Pakai Bubuk Coklat

Baca juga: Cara Membedakan Kurma Manis Alami dengan Buatan, Simak Penjelasan Pakar dari IPB, Jangan Salah Pilih

Baca juga: Florentino Perez Terpilih Lagi Jadi Presiden Real Madrid, ke-5 Kali Berturut-turut

“Ini melanggar Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 118 Tahun 2018 tentang Ketentuan Impor barang modal dalam keadaan tidak baru. Dalam aturan Permendag itu, diatur kapal yang boleh diimpor berusia maksimal 20 tahun dan memiliki berat 1.000 ton. Jika itu dilanggar pelakunya bisa dikenakan sanksi denda hingga pidana,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Gresik, Tristan Soekamto mengatakan, kapal Roro Revo 8 ini didatangkan PT Trimitra Samudra dari Jepang dengan nilai impor Rp 28 miliar. Kapal ini direncanakan akan melayani rute penyebrangan Bali- Lombok.

Halaman
12
Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved