Breaking News:

Berita Nganjuk

Pertahankan Kedaulatan Pangan, Bupati Nganjuk Awali Tanam Perdana Padi MSP dan Tolak Impor Beras

Sebagai upaya mempertahankan kedaulatan pangan, Bupati Nganjuk awali tanam perdana padi MSP. Dia juga menolak tegas kebijakan impor beras.

TRIBUNJATIM.COM/ACHMAD AMRU MUIZ
Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat saat melakukan tanam perdana padi jenis MSP di Kabupaten Nganjuk dalam rangka peningkatan produksi beras, Senin (12/4/2021). 

Reporter: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Sebagai upaya mempertahankan kedaulatan pangan Kabupaten Nganjuk, Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat awali penanaman perdana padi jenis MSP (Mari Sejahtera Petani).

Hal itu dimaksudkan agar hasil tanaman padi bisa lebih ditingkatkan.

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat mengatakan, wilayah Kabupaten Nganjuk merupakan salah satu daerah sumber penghasil padi nasional. Dengan demikian, Kabupaten Nganjuk tidak membutuhkan beras impor.

"Untuk itu, sejak awal kami menolak kebijakan impor beras, mau dikemanakan beras hasil panen petani di Kabupaten Nganjuk yang cukup melimpah setiap tahunya ini," kata Novi Rahman Hidhayat saat tanam perdana padi MSP di Desa Kampungbaru, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Senin (12/4/2021).

Stok beras di Kabupaten Nganjuk, dikatakan Novi Rahman Hidhayat, sangat mencukupi.

Baca juga: Sempat Batal, Hingga Kini DPRD Nganjuk Belum Agendakan Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati

Baca juga: Gandeng Santripreneur Indonesia, PT INKA Beri Bantuan 30 Gerobak Mie Ayam untuk Warga Kota Madiun

Bahkan dirasakan stok beras dari hasil panen raya padi dari petani di Kabupaten Nganjuk berlebihan.

Dipastikan, impor beras tersebut hanya akan menguntungkan beberapa orang saja, sementara petani dirugikan dengan turunnya harga gabah.

Pemkab Nganjuk akan berupaya dan memulai membangun kedaulatan pangan bersumber dari hasil pertanian yang dimiliki. Dengan demikian, diharapkan Kabupaten Nganjuk nantinya bisa berswasembada pangan.

"Itu tekad Pemkab Nganjuk untuk bisa secepatnya diwujudkan melalui berbagai program pembangunan pertanian," ucap Novi Rahman Hidhayat.

Baca juga: Terduga Teroris di Nganjuk Dikenal Warga Sebagai Petani dan Jarang Bergaul

Baca juga: Bupati Nganjuk Perjuangkan Nilai Ganti Tanah Warga yang Sesuai untuk Proyek Bendungan Semantok

Halaman
12
Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved