Breaking News:

Berita Tulungagung

Masuk Rumah Wanita yang Suaminya ke Luar Negeri, Kades di Tulungagung Sembunyi di Plafon Kamar Mandi

Kepala Desa Pucanglaban, Kecamatan  Pucanglaban, Mdk digerebek warga saat berada di rumah Pty, seorang perangkat perempuan pada Rabu (14/4/2021)

TribunJatim.com/ David Yohanes
Suasana penggerebekan kades di Tulungagung yang datangi rumah wanita bawahannya 

Reporter: David Yohanes | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG
-Kepala Desa Pucanglaban, Kecamatan  Pucanglaban, Mdk digerebek warga saat berada di rumah Pty, seorang perangkat perempuan pada Rabu (14/4/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.

Warga menemukan Mdk berada di atas plafon kamar mandi rumah Pty, di Dusun Apakbranjang.

Menurut Kapolsek Pucanglaban, Iptu Ipung Haryanto mengatakan, ada sekitar 25 warga yang menggerebek Mdk. 

Baca juga: Suami ke Luar Negeri, Wanita Tulungagung Didatangi Pak Kades Malam Hari, Dalih Nengok Lahiran, Geger

“Warga menduga terjadi perzinahan antara Kades dengan stafnya,”  terang Ipung, Kamis (14/4/2021).

Saat penggerebekan dilakukan, di rumah itu ada Pty bersama tiga anaknya.

Sementara suami Pty pekerja sebagai pekerja migran di Malaysia.

Pty dan anaknya mengaku tidak tahu ada orang masuk ke rumahnya.

“Warga kemudian geram dan mencari di dalam rumah,”sambung Ipung.

Awalnya tidak ditemukan seorang pun di seluruh ruangan.

Namun pencarian warga membuahkan hasil, saat memeriksa kamar mandi.

Ditemukan seseorang yang ada di atas plafon kamar mandi, dan ternyata orang itu adalah Mdk. 

“Akhirnya kami dipanggil. Kades bersama sepeda motornya kami bawa ke Mapolsek,” tutur Ipung.

Ada sekitar 100 orang yang mendatangi Mapolsek Pucanglaban, Kamis (15/4/2021) dini hari.

Mereka bermaksud mengawal kasus ini, dan memastikan Mkd serta Pty diproses secara hukum.

Ipung sempat memanggil empat orang perwakilan warga, dan memberi pengertian.

Warga akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Ipung memaparkan, dugaan perzinahan adalah delik aduan absolut.

Perkara ini bisa diproses jika pihak yang dirugikan, dalam hal ini istri Kades maupun suami Pty melapor.

“Istri Kades sudah datang, malah membuat surat pernyataan bermaterai, tidak akan melaporkan suaminya,” ungkap Ipung.

Ipung pun langsung berkomunikasi dengan suami Pty di Malaysia.

Jawaban suami Pty, masih akan membicarakannya dengan keluarga.

Dengan demikian kasus ini tidak bisa diproses, karena belum ada pelapor.

Kasus akan dilanjutkan jika suami Pty melapor di kemudian hari.

Meski diakui Ipung, sangat sulit untuk membuktikan terjadi perzinakan antara Mdk dan Pty.

Sebab saat penggerebekan dilakukan, belum terjadi apa pun antara dua orang ini.

“Kecuali jika digerebek saat mereka telanjang, mungkin lain lagi. Sulit menemukan bukti mereka sudah berbuat zinah,” pungkas Ipung.

Buntut dari kasus ini, puluhan warga mendatangi kantor Desa Pucanglaban, Kamis pagi.

Mereka menuntut Mkd dan Pty mundur dari jabatannya. (David Yohanes)

Kumpulan berita Tulungagung terkini

Penulis: David Yohanes
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved