Breaking News:

Ramadan 2021

Nikmati Segarnya Bongko Durian, Menu Khas Gresik yang Cocok Buat Menu Buka Puasa

Bongko Kopyor adalah salah satu kudapan tradisional yang populer untuk menu buka puasa bagi masyarakat Gresik.

surya/willy
Sulis saat membuat bongko durian di kediamannya perum GKB Gresik sebelum dijual melalui daring. 

Reporter: Willy Abraham I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Bongko Kopyor adalah salah satu kudapan tradisional yang populer untuk menu buka puasa bagi masyarakat Gresik.

Sensasi rasa legit, manis dan segar yang disiram dengan kuah santan ini akan menjadi makin lezat bila ditambahkan buah durian sehingga menjadi bongko durian.

Sulis Setyowati pemilik kedai olahan serba durian ini mengaku berinovasi dalam menyajikan menu buka puasa.

Baca juga: Warung Tok Ti Sumenep, Tawarkan Menu Buka Puasa Burung Puyuh Spesial Ramadan 2021

Bongko kopyor yang merupakan kuliner tradisional digabungkan dengan buah durian menjadi bongko durian.

Makanan bongko durian ini dapat diterima di seluruh kelompok masyarakat terutama generasi muda dan pecinta durian.

"Alhamdulilah banyak anak muda yang suka karena faktor duriannya itu," ucapnya, Kamis (15/4/2021).

Baca juga: Awas! Nekat Mudik ke Surabaya Bakal Diminta Putar Balik oleh Petugas, Ada 13 Titik Penyekatan

Bongko durian ini berisikan mutiara, irisan roti, potongan buah pisang, kemudian durian dan diguyur santan beserta irisan daging buah kelapa.

Bongko durian ini dapat dinikmati hangat atau dingin sesuai selera.

Bedanya dengan bongko kopyor pada umumnya terletak pada kemasannya.

Baca juga: Kades di Tulungagung Digerebek Warga, Datang ke Rumah Perangkat Perempuan yang Ditinggal Kerja Suami

Jika selama ini bongko kopyor dibungkus daun pisang, bongko durian dikemas dengan tempat makan dari plastik agar tidak mudah tumpah.

Harga bongko durian ini ramah dikantong. Para penghobi durian hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 10 ribu saja untuk mendapatkan satu porsi bongko durian.

Pemesanan bisa melalui online atau datang ke toko di kawasan Perum Gresik Kota Baru, Kecamatan Manyar.

"Penjualan memang agak menurun tapi saya memanfaatkan penjualan melalui online," tutupnya.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved