Berita Jatim

Golkar Jatim Masih Nyaman dengan Khofifah-Emil, Apakah Kembali Usung Keduanya di Pilgub 2024?

Partai Golkar Jawa Timur belum dapat berbicara banyak mengenai peta Pilgub Jatim 2024. Masih nyaman dengan Khofifah-Emil. 

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Ketua DPD Golkar Jawa Timur M Sarmuji. 

Reporter: Yusron Naufal Putra | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Partai Golkar Jawa Timur mengaku masih belum dapat berbicara banyak mengenai peta Pilgub Jatim 2024

Termasuk siapa yang akan diusung belum dapat digambarkan.

Namun sejauh ini Golkar memastikan masih cukup nyaman dengan pasangan Khofifah-Emil. 

Baca juga: Kepayahan, Aurel sampai Panik Atta Rajin Ajak Berhubungan Intim, Suami: Tiap Hari Itu Harus Sering

Baca juga: Mengintip Dapur Maia Estianty di Apartemennya, Beda Drastis Sama Punya Mulan Jameela Hanya Disemen

Ketua DPD Golkar Jawa Timur M Sarmuji mengatakan, elektabilitas dan jaringan Khofifah Indar Parawansa saat ini dirasa masih cukup bagus.

Begitu pula dengan nama Emil Dardak yang dianggap masih memiliki performa top. 

"Hingga saat ini, kita mendukung kepemimpinan beliau berdua. Kita akan mendukung sampai habis masa jabatannya," kata Sarmuji saat ditemui di Surabaya, Sabtu (17/4/2021). 

Baca juga: Mensos Risma Enggan Pikirkan Hasil Survei Capres, Fokus Tangani Gempa

Baca juga: Kejari Tanjung Perak Laksanakan Eksekusi Buron Kasus Kepabeanan di Tenggilis Mejoyo

Mengutip data survei terbaru tentang Pilgub Jatim pilihan millenial, kedua nama itu memang masih menempati posisi atas.

Dari hasil survei lembaga Surabaya Survey Center (SSC) misalnya, nama Khofifah masih berada di puncak top of mind untuk posisi calon gubernur. 

Khofifah unggul diatas nama Mensos RI yang juga mantan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini atau Risma yang berada di posisi kedua. Baru diikuti nama Emil Dardak di posisi ketiga. 

Sementara untuk posisi top of mind calon wagub, nama Emil Dardak berada di puncak. Emil unggul dari nama tokoh tersohor lainnya, seperti Puti Guntur Sukarno. 

Namun apakah Golkar akan mendorong keduanya untuk kembali maju berpasangan?, Sarmuji mengaku tak mau berandai-andai. Termasuk jika keduanya sama-sama maju, Sarmuji juga enggan berspekulasi. 

Secara umum, kata Sarmuji, Golkar akan juga melihat konfigurasi dan konstelasi politik mendekati gelaran Pilgub Jatim. Apalagi, di tahun yang sama nanti akan berlangsung Pileg dan Pilpres. Sehingga, konfigurasi dan peta politik nanti akan saling berkaitan. 

"Konfigurasinya belum jelas sekarang. Konfigurasi politik hanya bisa jelas pasca Pileg. Tapi, kita konsentrasi mendukung mereka berdua sampai selesai kepemimpinannya," terang anggota DPR RI tersebut. 

Sarmuji memastikan, pihaknya akan berupaya penuh pada pemenangan di Pemilu 2024 mendatang. Namun, masing-masing even di tahun politik mendatang akan dipersiapkan betul. 

"Kalau saat ini agak dini kita membahas Pilgub. Karena Pilgubnya masih lama, bahkan Pilgub itu nanti setelah Pemilihan Presiden. Pilkada ke depan kalau sesuai undang-undang akan dilakukan November 2024. Sementara Pileg dan Pilpres itu, kemungkinannya Maret 2024," ungkapnya. 

"Jadi, Golkar Jawa Timur benar-benar berkonsentrasi terhadap hajatan Pileg dan Pilpres. Nanti kalau Pileg dan Pilpres sukses, Insyaallah kita selesaikan satu-satu. Kita masuk pada tahapan berikutnya," sambungnya. 

Berita tentang Surabaya

Berita tentang Jawa Timur

Berita tentang Pilgub Jatim 2024

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved