Breaking News:

Berita Jatim

Larangan Mudik Lebaran 2021 Jawa Timur, di Wilayah Aglomerasi Diperbolehkan 'Perjalanan Tertentu'

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak beri penjelasan terkait larangan mudik Lebaran 2021.

TRIBUNJATIM.COM/FEBRIANTO RAMADANI
ILUSTRASI - Larangan mudik Lebaran 2021 di Jawa Timur. 

Seperti apa aturan terkait perjalanan di wilayah aglomerasi itu, Emil mengaku saat ini sedang dimatangkan. Sebab dari pemerintah baru kata-kata perjalanan yang muncul. 

Tapi perjalanan dalam wilayah aglomerasi seperti apa yang diperbolehkan masih menunggu kesepakatan lebih lanjut. 

Lebih lanjut mantan Bupati Trenggalek ini juga menuturkan bahwa kebijakan seperti ini harus menunggu aturan dan meihat perkembangan terkait epidemologi penyebaran virus Corona.

Sementara itu sebelumnya, Kadishub Jatim Nyono telah menegaskan bahwa mudik lebaran dilarang. Termasuk di kawasan aglomerasi.

Di wilayah aglomerasi, yang dibolehkan adalah perjalanan dengan kondisi tertentu. Misalnya adalah yang sedang perjalanan dinas, perjalanan menyangkut pergerakan ekonomi, kondisi darurat kesehatan dan urusan logistik.

Hal itu dibolehkan dalam kawasan aglomerasi. 

“Mudik dilarang. Termasuk di kawasan aglomerasi, mudik, jelas dilarang. Yang dibolehkan hanyalah perjalanan dengan keterangan yang jelas. Termasuk di kawasan aglomerasi itu,” tegas Nyono, Kamis (15/4/2021).

Mereka yang melakukan perjalanan di kawasan aglomerasi juga harus membawa surat keterangan. Keterangan itu berupa surat yang harus dibawa seseorang yang sedang bepergian di kawasan aglomerasi. 

Misalnya jika ASN bertugas ya harus ada surat tugasnya, pegawai swasta juga harus membawa surat tugas dari perusahaannya.

Begitu juga jika yang sedang kulakan bagi pedagang, jika tak punya perusahaan yang menaungi maka bisa dengan surat keterangan dari RT RW atau desa.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved