Berita Lumajang

Final 2.526 Bangunan di Lumajang Rusak Terdampak Gempa Bumi, Besok Datanya Disetor ke Pemprov Jatim

Final total 2.526 bangunan di Lumajang rusak terdampak gempa. Besok Senin (19/4/2021), BPBD akan melaporkan hasil tersebut kepada Pemprov Jatim.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Tony Hermawan
Petugas relawan saat membersihkan puing-puing reruntuhan bangunan di Lumajang, Rabu (14/4/2021). 

Reporter: Tony Hermawan | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Bangunan rusak di Lumajang terdampak gempa bumi bermagnitudo 6,1 bertambah banyak.

Terbaru, Minggu (18/4/2021) bangunan rusak telah mencapai 2.526, termasuk di dalamnya fasilitas umum.

Adapun rincian bangunan-bangunan yang rusak itu yakni 1.362 rusak ringan, 616 rusak sedang, dan 548 rusak berat. 

Baca juga: Kaget Anang-Ashanty Lihat Aurel Beda Saat Vidcall, Curhat Kewalahan Puaskan Atta, Anang Khawatir

Baca juga: Lesty Kejora & Rizky Billar Gagal Nikah? Dedek Siap, Akui Dulu Lebih Bahagia: Tidak dengan Orang Ini

Kepala Bidang Kedaruratan, Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Lumajang Joko Sambang menyebut, kerusakan tersebut  tersebar di 11 kecamatan. Dan kawasan terbanyak sampai terparah ada di 3 kecamatan.

“Pertama ada di Kecamatan Tempursari, Pronojiwo, dan Pasrujambe,“ katanya.

Petugas Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Lumajang saat melakukan pendataan di Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari.
Petugas Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Lumajang saat melakukan pendataan di Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari. (TribunJatim.com/Tony Hermawan)

Menurut  Joko, seluruh data tersebut merupakan hasil yang sudah final.

Sebab hampir sepekan ini pihaknya bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) telah melakukan verifikasi lapangan guna mengecek kebenaran laporan kerusakan. 

Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalan Raya Kebonagung, Pengendara Motor Tewas Terlindas Ban Belakang Truk

Baca juga: Cabuli Anak Usia Dini di Rumahnya hingga 4 Hari, Remaja Sampang Diamankan Saat Tidur di Rumah Teman

Sementara dari hasil tinjauan itu, pada besok hari Senin (19/4/2021), pihaknya akan melaporkan hasil tersebut kepada Pemprov Jatim.

Gubernur Khofifah saat tinjau kondisi pascagempa di Lumajang
Gubernur Khofifah saat tinjau kondisi pascagempa di Lumajang (TribunJatim.com/ Fatimatuz Zahroh)

Tujuannnya agar bisa segera diteruskan kepada BNPB dan warga segera mendapatkan dana bantuan.

“Besok data sudah kami kunci dan salinannya kami tempelkan di masing-masing kecamatan agar warga bisa melihat mereka masuk atau tidak," ujarnya.

Sebagai informasi, setiap korban gempa bencana alam yang memiliki rumah dan mengalami kerusakan akan mendapat bantuan dana bantuan pemerintah. Bahkan dana stimulus yang diberikan bisa mencapai Rp 50 juta.  

Adapun, bantuan yang diberikan mencapai Rp50 juta diberikan kepada korban yang mengalami rumah rusak berat, Rp25 juta rupiah untuk rumah rusak sedang, dan Rp10 juta rupiah untuk rumah rusak ringan.

Berita tentang Gempa di Jawa Timur

Berita tentang Lumajang

Berita tentang Pemprov Jatim

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved