Breaking News:

Berita Jember

PMI Jember Bentuk Gerakan Satu Desa Satu Kampung Donor Darah

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember terus mendorong tumbuhnya Kampung Donor Darah di Kabupaten Jember.

Hums PMI Jember
Ketua PMI Jember Zaenal Marzuki (berdiri pegang mic) saat mengukuhkan Desa Karangduren sebagai desa kedua Kampung Donor Darah di Jember, Jumat (16/4/2021) malam. 

Reporter : Sri Wahyunik | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember terus mendorong tumbuhnya Kampung Donor Darah di Kabupaten Jember.

Saat ini, sudah ada dua Kampung Donor Darah di Kabupaten Jember yang semuanya terbentuk di awal tahun 2021 ini.

Kampung Donor Darah itu merupakan kampung yang warganya berkomitmen menjadi pendonor darah aktif, juga memiliki relawan pendonor.

Kampung Donor Darah pertama yang diresmikan adalah Dusun Kidul Besuk Desa/Kecamatan Ajung. Lalu pada Jumat (16/4/2021) malam kemarin, ada Desa Karangduren Kecamatan Balung yang juga diresmikan menjadi Kampung Donor Darah.

Ketua PMI Kabupaten Jember EA Zaenal Marzuki mengatakan, pihaknya memang mendorong tumbuhnya Kampung Donor Darah di Kabupaten Jember. Sebab, kebutuhan darah di Jember terbilang banyak yakni 3.500 kantong per bulan dari semua golongan.

Baca juga: Pemuda Gedangsewu Pare Kediri Dicokok Polisi Karena Hendak Edarkan Narkoba dari Rumahnya

Baca juga: Aksi Curanmor di Sampang Terekam CCTV, Pelaku Sebanyak Dua Orang Berpura-pura Beli ke Minimarket

Bahkan di Bulan Ramadan dan Idul Fitri, harus disiapkan lagi stok darah, karena kebutuhannya bisa mencapai 6.000 kantong.

"Sehingga keberadaan Kampung Donor Darah ini akan sangat membantu kami. Selain dari relawan yang aktif berdonor dan tersebar di banyak tempat, ketika ada Kampung Donor Daerah ini, akan lebih mudah berjejaring," ujar Zaenal, Minggu (18/4/2021).

Zaenal kemudian mengulangi pesan Bupati Jember Hendy Siswanto yang meminta supaya jangan sampai ada kekurangan di Kabupaten Jember.

Karenanya, untuk menjaga pasokan darah donor, PMI Jember mencanangkan program 'Satu Desa Satu Kampung Donor Darah', yang tujuan utamanya untuk menyelamatkan nyawa manusia lewat aksi kemanusiaan donor darah.

Khusus di Bulan Ramadan ini, lanjut Zaenal, PMI Jember kembali rutin menggelar kegiatan donor darah usai pelaksanaan Salat Tarawih.

"Kami targetkan 5.000 kantong darah atau bahkan bisa lebih sehingga jember yang menjadi penyangga ketersediaan darah bisa membantu kabupaten tetangga yang menjadi wilayah jejaring PMI Jember," tegas Zaenal kepada TribunJatim.com.

Sementara itu, Kepala Desa Karangduren Nur Kholik mengatakan, memang banyak pendonor darah aktif di desanya. Karenanya, desanya mendapat pengesahan dan pengukuhan Kampung Donor Daerah.

"Memang hampir mayoritas warganya pendonor aktif, jadi terima kasih kalau desa kami dijadikan kampung donor," ujar Kholik.

Ada ratusan orang pendonor aktif di desa tersebut. Di setiap kegiatan donor darah di desa itu, target perolehan darah donor sekitar 60 kantong. Pada kegiatan donor darah rutin, pada Jumat (16/4/2021) malam lalu, berhasil mendapatkan 51 kantong, dan 29 pendonor dinyatakan tidak lolos.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved