Breaking News:

Berita Gresik

Bupati Gresik Gus Yani Tinjau Hari Pertama PTM di Beberapa Sekolah di Gresik

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Gresik

Willy Abraham/Tribunjatim
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Wabup Bu Min saat meninjau PTM sekolah, Senin (19/4/2021). 

Reporter : Willy abraham | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani  didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Gresik.

Orang nomor satu di Gresik ini meninjau sekolah-sekolah melihat proses pembelajaran tatap muka.

PTM di tingkat SD dan SMP dimulai hari ini pada Senin (19/4/2021). Penerapan protokol kesehatan di sekolah berjalan cukup ketat, mulai pengukuran suhu tubuh, cuci tangan, diberi cairan hand sanitizer dan pemberian faceshield dan masker.

Kursi tempat duduk siswa serta pembagian kelas dibatasi separuh dari kapasitas ruangan. Sesuai dengan ketentuan yang ada. Meski demikian, masih banyak wali murid yang tidak memberikan izin anaknya melaksanakan PTM.

Di SMPN 4 Gresik misalnya, dari total lebih 200 siswa kelas IX, hanya 3 orang yang ikut PTM.

Baca juga: LaNyalla, Ketua DPD RI Maklumi Desakan Pemekaran Provinsi Cirebon

Baca juga: Polda Jatim Lakukan Gelar Perkara Atas Kasus Dugaan Kekerasan Yang Dialami Jurnalis Tempo

Baca juga: Disnaker Jatim Akan Buka Posko THR, Pastikan Pekerja Dapat THR Maksimal H-7

Mereka duduk di laboratorium computer mengerjakan soal ujian. Sementara di SMPN 2 Gresik, sebanyak 250 siswa yang mengikuti PTM dari total 254 siswa. Terdapat 4 anak yang tidak mengikuti. Sedangkan di SMP Yimi ada 82 siswa mengikuti PTM dari total 84 siswa.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pelaksanaan PTM sifatnya tidak memaksa. Wali murid diberi kebebasan, apakah putra putrinya boleh masuk sekolah atau tidak. Orang nomor satu di Kabupaten Gresik ini menerangkan tidak ada kewajiban bagi orang tua murid di sekolah.

“Kita berikan kebebasan, tidak memaksakan wali mudrid,” ucapnya kepada TribunJatim.com.

Gus Yani menyebutkan, alasan dimulainya PTM pada hari ini karena Gresik sudah masuk zona kuning. Sehingga hasil musyawarah dengan Satgas Covid-19, Forkopimda, dan instansi terkait, PTM dimulai hari ini. Dari hasil kunjungan kali ini, Gu Yani - Bu Min akan terus melakukan evaluasi. Melibatkan Satgas Covid-19 dan instansi terkait.

“Kita evaluasi terus dengan satgas covid-19 pendidikan tatap muka, tidak menjadi klaster baru penyebaran covid-19,” tutupnya.

Kepala Sekolah SMP 2 Gresik, Jupri mengatakan hanya ada empat murid saja yang tidak mengikuti PTM.

“Dari 254 yang ikut hanya 250. Ada 4 yang tidak ikut karena tidak boleh orang tuanya ada yang sakit ada yang karena dari keluarga penyintas,” terangnya kepada TribunJatim.com.

Berita tentang PTM

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved