Breaking News:

Berita Kota Batu

Pemkot Batu Usul 56 CPNS dan Ratusan P3K ke Kemenpan RB

Pemerintah Kota Batu (Pemkot Batu) akan membuka formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kontrak (P3K).

Benni Indo/Surya
ASN di BKPSDM Batu sedang bekerja di ruang kerja, Senin (19/4/2021). Pemkot Batu membuka pendaftaran CPNS dan P3K pada 2021. 

Reporter : Benni Indo | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Pemerintah Kota Batu (Pemkot Batu) akan membuka formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kontrak (P3K).

Saat ini, Pemkot Batu tengah menunggu kepastian dari Kemenpan RB.

Kasubid Data dan Formasi, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Batu, Cahyo D Sutanto, menjelaskan, Pemkot Batu telah mengirim usulan formasi ke Pemerintah Pusat. Formasi itu terdiri atas CPNS 56 orang, P3K Non Guru 213, dan P3K Guru 183. Usulan itu masih menunggu keputusan Kemenpan RB yang menentukan penetapan kuota.

“Guru P3K yang unik, yang boleh daftar yang terdaftar di Dapodik,” ujar Cahyo, Senin (19/4/2021).

Diterangkannya, ada dua kategori P3K, yakni P3K Non Guru dan P3K Guru. P3K khusus guru mengacu pada program Pemerintah Pusat tentang 1 juta guru. Guru-guru yang direkrut adalah guru untuk SD dan SMP.

“Kalau SMA, itu ranahnya Pemprov Jatim,” katanya kepada TribunJatim.com.

Seleksi CPNS kali ini, diperuntukan untuk tenaga fungsional. Artinya, pegawai yang terpilih disesuaikan dengan latar belakang pendidikannya.

“Kebutuhan banyak di Dinas Teknis. CPNS yang baru ini adalah fungsional. Jabatan yang spesifik sesuai kompetensi pendidikannya. Tidak bisa dipindah-pindah. Di situ terus,” katanya.

Untuk P3K Guru, jika penetapan dari Pemerintah Pusat sudah turun bulan ini, maka diperkirakan pendaftaran akan dibuka pada Mei dan Juni. Kemudian seleksi tahap pertama pada Agustus. Pengumuman pemberkasan diperkirakan akan berlangsung akhir Agustus atau awal September.

Sedangkan untuk formasi CPNS dan P3K Non Guru, pendaftaran juga akan dimulai pada Mei sampai Juni. Tahap seleksi dirancang pada Juli hingga Oktober.

“Pengumuman kelulusan di November. Pemberkasan Desember sampai Januari 2022,” imbuh Cahyo kepada TribunJatim.com.

Cahyo menerangkan, kebutuhan ASN berdasarkan Analisa Jabatan dan Beban Kerja. Cara itu dilakukan oleh bagian organisasi di Sekretariat Daerah. Dari kajian itu, maka akan muncul jumlah kebutuhan kepada TribunJatim.com.
.

Penulis: Benni Indo
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved