Breaking News:

Berita Surabaya

Pemkot Surabaya Rekrut Disabilitas Jadi Pegawai, Segini Honornya

Pemkot Surabaya memberi perhatian khusus kepada warganya yang disabilitas. Mereka merekrut tiga anak disabilitas lulusan S1 yang  memiliki skill

TribunJatim.com/ Nuraini Faiq
Pemkot Surabaya rekrut pegawai disabilitas 

Reporter: Nuraini Faiq | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya memberi perhatian khusus kepada warganya yang disabilitas. Mereka merekrut tiga anak disabilitas lulusan S1 yang  memiliki skill khusus untuk dijadikan pegawai honorer atau outsourcing. 

"Mereka berhak atas fasilitas honor setara UMK Kota Surabaya. Saya yang merekrut mereka untuk kami jadikan tim kreatif saya. Tugasnya menyiapkan konten dan mensosialisasikan Program pemkot," kata Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, saat menerima tiga disabilitas, Senin (19/4/2021).

Baca juga: Dua Pegawai Terpapar Covid-19, Kantor PN Malang Lockdown Selama Tiga Hari

Ketiga disabilitas tersebut adalah Alfian Andhika Yudhistira penyandang tuna netra (alumnus Unair), Yogi Irwansyah tuna rungu  (alumnus Unej Jember), dan Enrico Roben Simon tuna rungu (alumnus SHS Surabaya). Semuanya ber-KTP Surabaya. 

Ketiganya selama ini dikenal kreatif. Enrico jago fotograper bersama Yogi. Juga kreatif mengambil video dan sering mengunggah di medsos. Sementara Alfian cerdas dalam mengemas tulisan. Ketiganya selama ini juga aktif dalam media sosial. 

Begitu dinyatakan bekerja dan bergabung dengan tim kreafif Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, mereka tak bisa menyembunyikan ekspresi senang. "Bangga sekaligus tertantang. Tidak boleh mengecewakan dan kami harus berkontribusi kepada Pak Wawali," ucap Alfian. 

Ketiga disabilitas itu diminta langsung menyiapkan diri bekerja di Rumah Dinas Wawali Cak Ji. Mereka akan menempati studio khusus yang sudah ada di rumah dinas Jl Wali Kota Mustajab. Mereka segera membuka rekening di Bank Jatim untuk mendapat honor Rp 4,6 juta per bulan. 

Bisa jadi ini kali pertama kantor pemerintahan memberi kesempatan dan posisi yang sama kepada disabilitas. Mereka diberdayakan. Wawali Cak Ji menyebut bahwa Pemkot tidak hanya menyediakan fasilitas publik yang ramah disabilitas. Tapi juga merekrut langsung disabilitas.

Surabaya ramah disabilitas tidak hanya fasilitas dan Infrastuktur. Wawali Cak Ji telah membuktikan. Rekrutmen disabilitas ini tidak terhenti di tiga disabilitas ini. "Dulu saat masih ketua DPRD, saya berdayakan disabilitas jadi OB," kata Cak Ji. (Faiq). 

Kumpulan berita Surabaya terkini

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved