Breaking News:

Berita Mojokerto

Polisi Musnahkan Puluhan Knalpot Brong dari Hasil Razia Balap Liar di Mojokerto

Anggota Satlantas Polres Mojokerto mengamankan puluhan kendaraan bermotor yang tertangkap saat razia balap liar

surya/doni
Kasat lantas Polres Mojokerto, AKP Randy Asdar memusnahkan knalpot brong hasil sitaan motor balap liar di jalan raya Lengkong, Kecamatan Trowulan. 

Reporter: Mohammad Romadoni I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Anggota Satlantas Polres Mojokerto mengamankan puluhan kendaraan bermotor yang tertangkap saat razia balap liar di Jalan Raya Lengkong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto

Kasat lantas Polres Mojokerto, AKP Randy Asdar mengatakan, sebanyak 84 unit sepeda motor dan 126 orang diamankan dalam razia balap liar di kawasan jalan raya Lengkong.

Mayoritas kendaraan bermotor itu tidak standar dan memakai knalpot brong. Berdasarkan pemeriksaan diketahui sepeda motor yang disita tidak dilengkapi dengan surat kendaraan sekitar 50 persen.

"Seluruh pemilik kendaraan kita tilang setelah sidang baru dapat diambil dengan syarat mengembalikan kendaraan dalam kondisi sesuai standar dan melengkapi surat kendaraan," ungkapnya di Mapolres Mojokerto, Senin (19/4/2021).

Baca juga: Kisah Pilu Nenek di Gresik, Hidup Sebatang Kara Menunggu Anaknya Pulang Setiap Dua Pekan Sekali

Randy menjelaskan berdasarkan ketentuan sebanyak 70 knalpot brong, velg, ban tidak sesuai standar pabrik akan dimusnahkan. Nantinya, pemusnahan itu terlebih dahulu atas persetujuan dari pemiliknya.

"Ada persetujuan dari pemilik jadi knalpot, ban kecil dan velg juga bakal disita karena jika dikembalikan akan digunakan lagi," jelasnya.

Baca juga: Jelang Sahur, Rumah di Mojokerto Ludes Terbakar, Polisi: Diduga Korsleting Listrik

Menurut dia, pihaknya gencar melakukan razia balap liar yang mayoritas dilakukan oleh gerombolan anak muda lantaran kegiatan adu kecepatan di jalan raya sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Selain itu, Polantas akan rutin melakukan patroli di sejumlah tempat yang disinyalir disalahgunakan menjadi arena balap liar yang marak saat bulan Ramadan.

"Kami akan lakukan patroli secara masif karena balap liar dilakukan saat dini hari sampai menjelang subuh," ucap Randy.

Randy menyebut pihaknya akan bertindak tegas dengan membubarkan balap liar di jalan raya dan akan memberi sanksi terhadap pemilik sepeda motor yang tidak melengkapi motornyavdengan surat kendaraan.

"Pastinya kita akan membubarkan lantaran balap liar ini sangat menganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat dan akan kita tilang," tandasnya. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved