Breaking News:

Berita Surabaya

Apes, Gara-gara Curi Jendela dan Pintu, Empat Pria Ini Gagal Ikut Lebaran

Komplotan terdakwa terdiri dari Mustain, M. Sainal, Ali Ridho Nur Segi dan Ahmad Efendi diadili atas kasus pencurian. 

tribunjatim/samir
JPU Kejari Tanjung Perak Melli saat sidang dengan empat komplotan pencuri jendela dan pintu di PN Surabaya. 

Keempat terdakwa berhasil ditangkap polisi. Sementara itu, Rois berhasil kabur. Para terdakwa mengakui semua perbuatannya dalam persidangan. 

Mustain menyatakan, satu daun pintu yang dicurinya itu dijual seharga Rp 600 ribu. 

"Kami jual semua laku Rp 7 juta. Kami bagi-bagi. Sekarang sudah habis," kata Mustain.

Kini mereka mengaku menyesali perbuatannya. Para terdakwa ini berjanji tidak ada mengulanginya lagi. Mereka meminta kepada majelis hakim agar meringankan hukumannya. 

"Iya benar kami yang mencuri. Dicongkel pakai linggis," ujarnya.

Jaksa Melli menuntut keempat terdakwa dengan pidana 10 bulan penjara. Mereka dinyatakan terbukti bersalah melanggar Pasal 363 KUHP. 

"Menuntut supaya majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian," terang jaksa Melli.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved