Breaking News:

Berita Lumajang

Sungai Jogoyudan Dulu Penuh Sampah Kini Jadi Kolam Budidaya Ikan, Sekali Panen Bisa 4 Kuintal Lebih

ungai di Desa Jogoyudan dulu penuh sampah kini jadi kolam budidaya ikan. Terinsipirasi Jepang, sekali panen bisa 4 kuintal lebih.

TribunJatim.com/Tony Hermawan
Warga saat menujukkan ikan tombro yang tumbuh besar di Sungai Jogoyudan. 

Reporter: Tony Hermawan | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Empat tahun lalu, saat melintasi bantaran Sungai di Desa Jogoyudan, aroma busuk akan langsung menusuk hidung.

Bau tidak sedap itu berasal dari sampah-sampah yang memenuhi di sepanjang sungai.

Maklum, di desa ini dulu warganya sering membuang sampah sembarangan.

Tapi kini, pemandangan sungai penuh sampah dan bau menyengat itu sudah tidak lagi terlihat.

Baca juga: Candaan Ayu Ting Ting Dijawab Luna Maya Ketus, Suasana Langsung Berubah Canggung, Tuaan Anda

Baca juga: Balasan Ayu Ting Ting Disindir Luna Maya ‘Tua’, Imbas Si Biduan Nyenggol Duluan, Sampai Pada Terdiam

Sungai di Jogoyudan kini kondisinya bersih dan tidak berbau.

Hal ini disebabkan masyarakat yang tinggal di Desa Jogoyudan, Kecamatan Lumajang berhasil mengubah sungai yang dulunya kumuh menjadi asri.

Warga menyulap sungai penuh sampah itu menjadi tempat ribuan ikan bermukim. Alhasil, warga bisa menikmati hasil panen dari budidaya ikan.

Gerakan perubahan lingkungan itu diinisiasi oleh Johari, seorang warga asli Jogoyudan yang 4 tahun lalu meresahkan sungai di lingkungannya kotor dan kumuh.

Halaman
123
Penulis: Tony Hermawan
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved