Breaking News:

Hari Hartini

Iptu Marti, Kanit Laka Lantas Polres Pasuruan, Kartini Yang Tetap Kuat Di Tengah Pandemi

Sebagai salah satu anggota Polisi Wanita (Polwan) yang berdinas di Polres Pasuruan, Iptu Marti memiliki tugas dan tanggung jawab yang cukup besar.

(Surya/Galih Lintartika)
Kanit Laka Lantas Polres Pasuruan Iptu Marti 

Reporter : Galih Lintartika | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Sebagai salah satu anggota Polisi Wanita (Polwan) yang berdinas di Polres Pasuruan, Iptu Marti memiliki tugas dan tanggung jawab yang cukup besar.

Perempuan kelahiran Mojokerto, 1 Februari 1974 ini mengemban jabatan sebagai Kanit Laka Lantas Polres Pasuruan. Di sisi lain, ia juga sebagai seorang istri dan ibu dari kelima anaknya.

Sudah hampir setahun, ia menjalani tugasnya sebagai seorang polisi di tengah pandemi. Hampir setiap hari, ia melayani dan mengayomi masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab seorang polisi.

Dia tetap menjalankan tugasnya sebagai polwan, istri sekaligus orang tua secara profesional meski sedang berada di tengah pandemi. Ia tetap kuat meski beresiko terpapar Covid-19 karena tugasnya.

"Saya menjalaninya secara lillahitaala saja. Saya kira itu sudah menjadi tanggung jawab saya. Di satu sisi sebagai abdi negara, dan di sisi lain sebagai istri dan orang tua," kata Marti, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Sebaris Harapan Keluarga Komandan Kapal Selam Nanggala 402 yang Hilang: Mohon Doanya

Baca juga: Pilu Nathalie Holscher Dibandingkan Sama Almarhumah Lina, Ingin Lebih Dihargai Sule & Merasa Sia-sia

Baca juga: Syahrini Cetar Salat Tarawih Bareng Reino Barack, Pakai Sajadah Berlapis Swarovski: Lebih Khusuk

Ia hanya berharap, mendapatkan perlindungan dari Allah SWT karena hanya menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Hampir setiap hari, ia ketemu dengan berbagai macam masyarakat.

Marti mengaku harus tetap profesional. Ia tetap menerapkan protokol kesehatan saat menjalankan tugasnya. Mulai menyiapkan masker, handsanitizer, hingga sebotol probiotik di dalam tas kecilnya.

"Hanya bisa ikhtiar saja. Dan kuncinya, tetap menjalankan semua kegiatan dengan rasa bahagia. Insyallah aman. Allhamdulillah, selama satu tahun ini, saya setiap hari berinteraksi dengan masyarakat dan korban kecelakaan," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Ia tidak pernah menghitung berapa korban kecelakaan lalu lintas yang pernah ditanganinya, sekalipun tidak semuanya ditanganu secara langsung. Selain itu, ia juga menemui saksi - saksi dari masyararakat terkait kejadian kecelakaan.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved