Breaking News:

Berita Jatim

Khofifah Dukung AMSI Jadi Pembersih Sampah Digital, dan Bangun Literasi Digital

Pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur Periode 2020-2023 resmi dilantik di Gedung Negara Grahadi, Rabu (23/4/2021). Pelantikan itu

Istimewa/TribunJatim.com
Pelantikan pengurus AMSI Jatim 

Reporter: Fatimatuz Zahroh | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur Periode 2020-2023 resmi dilantik di Gedung Negara Grahadi, Rabu (23/4/2021). Pelantikan itu disaksisikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Plh Sekdaprov Jatim, dan jajaran pejabat eselon dua terkait. 

Khusus dalam pelantikan Pengurus AMSI Jatim tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan dukungan untuk AMSI dan harapannya untuk dunia jurnalistik khususnya dengan kian pesatnya perkembangan teknologi digital. 

Baca juga: Sebaris Harapan Keluarga Komandan Kapal Selam Nanggala 402 yang Hilang: Mohon Doanya

“Saya harap setelah dilantik, pengurus AMSI Jawa Timur segera menbuat action plan. Salah satu yang saya harapkan bisa segera dilakukan adalah mencocokkan dengan KEK Singhasari. KEK Singhasari ini rencananya menjadi tempat pengembangan bisnis digital,” tegas Khofifah.

Ia menyebutkan bahwa ke depan KEK Singhasari akan menjadi serupa Silicon Valley nya Jawa Timur. Yang diharapkan AMSI bisa ikut andil pula di sana. Tak hanya itu ia juga membahas tentang rencana membuat digital scholarship yang kini sedang dikomunikasikan dengan Menkominfo. Itu disiapkan untuk 100.000 warga di Tahun 2021. Yang nantinya diharapkan bisa bersinergi juga dengan AMSI.

Lebih dari itu, Khofifah juga menyebutkan bahwa peran AMSI sangat dibutuhkan dalam membangun literasi digital. Ia bahkan mendukung tekad AMSI yang ingin membersihkan sampah digital. 

“Peran AMSI hari ini dan akan datang sangat penting dalam membangun literasi digital, dan menjadi penetrasi berita-berita hoaks. Karena hoaks dan ujaran kebencian itu menjadi potensi pemecah persatuan bangsa. Tolong AMSI lebih sering untuk berperan aktif khusus dalam hal ini,” tegasnya.

Sementara itu Ketua AMSI Jatim Arief Rahman mengatakan bahwa media online menjadi sebuah keniscayaan di era digital. Dimana dalam mengakses informasi masyarakat sangat bergantung pada media online.

“Untuk itu AMSI akan berupaya selalu melakukan managemen pers yang profesional supaya informasi yang sehat, yang baik yang bisa diakses oleh publik,” tegasnya.

Tidak hanya itu, ia juga menegaskan bahwa masyarakat  butuh informasi yang sehat. Sehingga seluruh anggota AMSI harus sama-sama memiliki telad untuk membersihkan sampah digital. 

“Masyarakat butuh informasi yang sehat. Kita harus bersama sama membersihkan sampah digital, racun sosial, informasi yang menyesatkan, hoaks, dan disinformasi supaya informasi yang disajikan memberikan kemanfaatan bagi pembaca dan bangsa,” pungkasnya.

(Fz/fatimatuz zahroh)

Kumpulan berita Jatim terkini

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved