Berita Persebaya Surabaya

Tarif Sewa Stadion GBT Turun, Persebaya Apresiasi Keputusan Eri Cahyadi

Tarif sewa GBT akhirnya digedok di angka Rp 11.580.000. Persebaya Surabaya: terimakasih Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Penulis: Khairul Amin | Editor: Taufiqur Rohman
Dok Pemkot Surabaya
Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana saat meninjau Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). 

Reporter: Khairul Amin | Editor: Taufiqur Rochman

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Manajemen Persebaya Surabaya menyampaikan terimakasih kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Pansus Restribusi Kekayaan dan Aset Daerah DPRD Surabaya.

Ini seiring dengan tuntasnya pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Restribusi Kekayaan dan Aset Daerah.

Dimana, salah satu poin yang dibahas menyangkut tarif sewa pemakaian Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Tarif sewa GBT akhirnya digedok di angka Rp 11.580.000.

Angka ini turun hampir setengah dari draft semula yang mencapai Rp 22 juta per jam. Atau Rp 444 juta sehari.

“Kami sampaikan terimakasih Pak Eri, Pak Afghan dan teman-teman Dispora serta Bu Ira bersama rekan rekan bagian Hukum Pemkot Surabaya dan dinas lain yang terkait," terang Sekretaris Persebaya Surabaya, Ram Surahman, Kamis (22/4/2021).

"Tak lupa, Pak Mahfud dan teman-teman Pansus DPRD Surabaya. Terimakasih atas kebijakan dan perhatian pada Persebaya,” tambahnya.

Kesepakatan besaran tarif ini, dicapai setelah Pansus DPRD Surabaya yang diketuai Mahfudz, menggelar pertemuan tertutup dengan Pemkot Surabaya yang diwakili Dispora dan Bagian Hukum, Kamis (22/4/2021) kemarin.

Ram sampaikan, pihaknya menerima tarif baru yang diputuskan ini.

Apalagi, Pemkot Surabaya juga memberikan sederet keringanan. Salah satunya, tidak ada biaya loading yang dikenakan untuk persiapan pertandingan.

“Angka yang terbaru ini cukup rasional. Insya Allah kami akan pakai GBT untuk Kompetisi Liga 1 musim ini,” papar pria asal Gresik itu.

Dengan tuntasnya pembahasan ini, Persebaya mengajak semua pendukungnya untuk fokus menyongsong musim kompetisi tahun 2021 ini.

“Urusan Stadion sudah beres. Saatnya kembali fokus untuk persiapan tim menyambut kompetisi,” jelas Ram.

Begitu juga dengan isu yang lagi hangat di sosmed saat ini. Yakni kabar adanya statemen Kabag Hukum Pemkot Surabaya, Ira Tursilowati yang konon tidak mengakui Persebaya sebagai ikon kota ini.

“Mari kita sudahi. Jangan habiskan energy untuk begituan. Ayo sekarang sama-sama bahu membahu menjadikan Persebaya lebih berprestasi," ucap Ram sebagai seruan ajakan.

"Teman-teman Pemkot sudah responsive dan komunikatif. Begitu juga dengan teman-teman dewan sudah jelas menyatakan dukungan selama ini. Mari kita buka lembaran baru untuk sepak bola Surabaya yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved