Berita Kabupaten Mojokerto

Ikfina Beri Edukasi Masyarakat Mojokerto Patuhi Protokol Kesehatan Saat Ramadan dan Larang Mudik

Bupati Mojokerto, Ikfina berikan edukasi masyarakat Mojokerto untuk mematuhi protokol kesehatan saat Ramadan 2021 dan melarang Mudik Lebaran.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dalam kegiatan edukasi protokol kesehatan Covid-19 selama bulan Ramadan 2021. 

Reporter: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto secara masif mengedukasi masyarakat agar tetap patuh menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 selama beraktivitas saat bulan Ramadan di tengah pandemi virus Corona.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati bersama Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra dan Forkopimda terjun langsung untuk mengedukasi masyarakat agar tetap patuh menerapkan prokes.

Mereka beberapa hari ini telah melaksanakan edukasi yang dikemas dalam kegiatan pembagian masker, takjil gratis bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan 2021.

Kegiatan ini merupakan implementasi program Mojokerto Sehat dan Tertib Ramadan (Mesra) 2021 yaitu dari tiga pilar Polri/TNI dan pemerintah daerah.

Mereka juga menggandeng para ulama untuk mengedukasi masyarakat agar melaksanakan ibadah Ramadan secara aman dan nyaman yang tetap disiplin prokes.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan, status wilayahnya kini adalah kuning (risiko rendah) dalam penyebaran Covid-19. Sehingga, pihaknya berupaya menjadikan wilayah Kabupaten Mojokerto menjadi zona hijau (risiko terkendali) yang bertepatan dengan bulan Ramadan.

Baca juga: Wali Kota Ning Ita Pastikan Layanan Publik Mojokerto Tetap Berjalan Saat Lebaran, ASN Wajib ShareLoc

Baca juga: Orang Tua Faqihudin Munir Awak KRI Nanggala 402: Dia Kalau Telepon Pasti Minta Didoakan Selamat

"Kita sudah sepakat bahwa salat jamaah di masjid kapasitasnya dibatasi maksimal 50 persen saja, aturan ini harus dipatuhi jangan sampai kita melanggar prokes sehingga memicu lonjakan kasus dan jadi warna merah (risiko tinggi)," ungkapnya, Sabtu (24/4/2021).

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa dan tarawih bersama di sejumlah tempat ibadah di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Sebagai informasi, kegiatan ini telah dilaksanakan mulai 19 April 2021 di Masjid Nurul Huda, Desa Pakis Kecamatan Trowulan, Mojokerto.

Kemudian, Masjid Jami' Al Muttaqin, Desa Brayublandong, Kecamatan Dawarblandong pada 21 April dan
Masjid At Tauhid, Desa Kesemen, Kecamatan Ngoro pada 22 April.

Selanjutnya, pelaksanaan kegiatan dilakukan di Masjid Al Ichsan Desa Sumberjati, Kecamatan Jatirejo pada 23 April kemarin.

Baca juga: Demi Pengobatan Anak, Ibu Ini Gendong Bayinya Sambil Curi Motor di Mojokerto, Polisi Dibuat Iba

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran, Persyaratan Naik Kereta Diperketat, Masa Berlaku Screening Covid-19 Berubah

Pemerintah daerah akan terus melakukan kegiatan ini untuk mengajak semua pihak saling bersinergi memperbaiki zona sebaran Covid-19 di Kabupaten Mojokerto.

"Pentingnya protokol kesehatan yakni memakai masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved