Breaking News:

Berita Jatim

Jatim Siap Dukung Pengembangan Ekspor Sarang Burung Walet yang Jadi Primadona Ekspor RI

Pemprov Jatim siap mendukung pengembangan ekspor sarang burung walet yang jadi primadona ekspor Indonesia.

TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Pegawai PT Nanyang Boga Jaya Industri saat mengecek kondisi produksi sarang burung walet, 2021. 

Reporter: Fikri Firmansyah | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur siap mendukung pengembangan ekspor Sarang Burung Walet (SBW), mengingat potensinya yang sangat besar untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor dan meningkatkan penghasilan devisa suatu negara.

Pasar terbesar bagi ekspor Sarang Burung Walet Indonesia, utamanya di Jawa Timur adalah China.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Drajat Irawan menjelaskan, China merupakan pasar utama ekspor Sarang Burung Walet di Jawa Timur, disusul oleh Hongkong, Amerika Serikat, dan Singapura.

“Berdasarkan data yang dihimpun melalui Pusdatin Kemenperin RI, nilai ekspor Sarang Burung Walet Jatim pada Tahun 2020 adalah 99,43 juta US Dollar dengan total seberat 209,5 kilogram dan pasar utamanya adalah China,” urai Drajat kepada TribunJatim.com, Sabtu (24/4/2021).

Kontribusi ekspor Sarang Burung Walet Jatim ke China pada tahun 2020 adalah senilai 46 juta US Dollar AS, nilai tersebut meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya senilai 38,5 juta US Dollar.

Drajat menambahkan, Sarang Burung Walet merupakan komoditas pangan asal hewan yang memiliki nilai gizi serta nilai ekonomi yang tinggi.

Dengan potensinya yang sangat besar untuk mengisi kebutuhan pasar China, dia mengatakan, pelaku usaha Sarang Burung Walet di Jatim diharapkan mampu meningkatkan kualitas produksi agar bisa mengambil peluang ekspor dari komoditas tersebut. Sebagaimana yang tertuang pada Permendag Nomor 51 Tahun 2012 terkait dengan ketentuan ekspor Sarang Burung Walet ke China yang mengatur bahwa pelaku ekspor Sarang Burung Walet merupakan Eksportir Terdaftar Sarang Burung Walet (ET-SBW).

Baca juga: Permudah Akses Layanan GoCar dan GoRide di Mall Surabaya, Gojek Hadirkan Halte Khusus

Baca juga: Pandemi Covid-19, Ekspor Furniture dari Sidoarjo Malah Meningkat Drastis

“Sarang Burung Walet juga harus memenuhi persyaratan terkait dengan proses seleksi, pencucian, pembersihan dari kotoran, pemanasan sama atau lebih dari 70 derajat celsius dalam waktu sekurang-kurangnya 3,5 (tiga koma lima) detik,” terang Drajat.

Kemudian, produk Sarang Burung Walet dibungkus dalam kemasan yang mencantumkan label yang memuat informasi dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa China sekurang-kurangnya mengenai nama dan berat produk, nomor registrasi dan nama produsen peternak walet, dan lain-lain.

Halaman
12
Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved