Breaking News:

Liga Champions

Pep Guardiola Soroti Perubahan Format Baru Liga Champions yang Dinilai Sangat Buruk

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memberi penilaian tentang format baru Liga Champions.

ADRIAN DENNIS/AFP
Ekspresi Manajer Manchester City, Josep Guardiola, dalam laga final Piala Liga Inggris kontra Arsenal di Stadion Wembley, London, pada 25 Februari 2018. 

Editor: Taufiqur Rochman

TRIBUNJATIM.COM - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menyoroti format baru Liga Champions.

Diketahui, format baru kompetisi paling elite di Eropa itu terdapat penambahan empat peserta dan dihapuskannya babak penyisihan grup.

UEFA telah meresmikan format baru Liga Champions pada Senin (19/4/2021) lalu.

Melansir dari situs UEFA, format baru Liga Champions akan menambahkan jumlah peserta dari 32 menjadi 36 tim mulai musim 2024-2025.

Tim perserta juga tidak lagi dibagi dalam delapan grup. Ke-36 klub akan saling bertanding dalam satu grup dengan format liga.

Setiap klub akan bermain minimal 10 kali di fase grup melawan 10 laga berbeda.

Delapan tim terbaik akan langsung lolos ke babak 16 besar. Sementara, klub peringkat kesembilan sampai ke-24 akan melakoni laga playoff dua leg untuk mengisi slot sisa.

Fase knockout kemudian tetap dimainkan seperti format saat ini hingga partai final di venue netral.

Perubahan ini pun membuat para kontestan memainkan empat laga lebih banyak di banding format sebelumnya.

Halaman
123
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved