Breaking News:

Kapal Selam Nanggala Hilang

Tantangan Terberat Pencarian KRI Nanggala 402 Versi Pengamat, Cadangan Oksigen Hampir Habis: Jam 3

Sementara itu, cadangan oksigen di KRI Nanggala 402 hampir habis. Lantas, mengapa KRI Nanggala 402 sulit ditemukan?

Penulis: Ani Susanti | Editor: Mujib Anwar
KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA
Anggota TNI AL membawa prototipe sesaat Kapal Selam KRI Nanggala-402 saat merapat di Dermaga Madura Komando Armada RI Kawasan Timur di Surabaya, Senin (6/2/2012) lalu. 

Ia berharap kapal selam buatan Jerman ini bisa segera ditemukan.

"Mudah mudahan ini bisa segera ditemukan, sehingga oksigen cadangan itu masih ada," kata dia.

Ia mengatakan, KRI Nanggala 402 masih dinilai layak untuk melakukan operasi penyelaman atau latihan.

"Kapal Nanggala dalam kondisi siap baik personel ataupun material. Personel lengkap, dan meterial pun juga udah mendapat kelayakan," kata dia.

Ia menjelaskan KRI Nanggala dibuat di Jerman pada 1977. Kapal selam itu diterima TNI AL pada 1981.

Kapal ini juga memiliki riwayat menembak torpedo dalam latihan sebanyak 15 kali. Kapal ini juga menembak torpedo perang dua kali.

"Dan sasarannya KRI dan dua duanya tenggelam. Jadi KRI Nanggala dalam kondisi siap tempur. Sehingga kita Libatkan latihan penembakan," kata dia.

Baca juga: Mertua Letkol Heri Oktavian Komandan Kapal Selam KRI Nanggala 402 Harap yang Terbaik: Minta Doanya

Baca juga: Batas Waktu Penumpang KRI Nanggala Bisa Selamat, Sebelum Oksigen Habis, Komunikasi Terakhir Dikuak

Baca juga: Pusing Prabowo Atasi Hilangnya KRI Nanggala, Sia-sia Upaya Libatkan Negara Luar? Masih Tidak Cukup

Berita lain terkait Kapal Selam Nanggala Hilang

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved